Bias Cinta
“Gimana nggak sakit, kalau semalam sampe berkali-kali. Efek obatnya ternyata nggak main-main.”
“Berengsek kamu, Bi!” maki Cinta sambil merapatkan selimut di tubuhnya.
“Itu semua aku pelajari dari kamu.” Bias membalas telak. “Dan sekarang, kamu ngerti, kan, gimana perasaanku waktu itu? Kamu tau sendiri, kan, bagaimana marahnya aku waktu itu? Jadi, berhenti mengumpat dan terima …" Bias menunduk cepat dan mencuri satu kecupan singkat dari bibir Cinta. "hukumanmu.”