Jodoh satu RT
Hampir semua kafe, bistro, restoran, dipenuhi karyawan kantor juga mereka berprofesi lain yang mau menghabiskan waktu.
Serena mendorong pintu minimarket, di dalam sepi. "Hai," sapanya kepada Romeo yang sedang meletakkan minuman kaleng ke dalam show case.
"Kenapa lo?" sahut Romeo masih melanjutkan pekerjaannya.
"Kopi panas, Meo. Gue butuh kafein. Seharian nggak ngopi kepala gue pusing, badan gue sakit. Remuk." Serena tampak lemas.
Hot Chapters