Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jenius yang Disingkirkan

Jenius yang Disingkirkan

“Dan bunga kecil Qi Merah.” “Keempat tanaman spirit tingkat rendah itu adalah bahan dasar ramuan pengumpul Qi biasa.” Long Fang dan Xiao Ling saling menatap.Mereka tentu sangat mengenal bahan-bahan itu. Karena memang itulah resep standar ramuan pengumpul Qi di seluruh Kerajaan Air.
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai cangkul kecil rumput
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Dewa Pedang

Kembalinya Sang Dewa Pedang

lanjutnya dengan tawa ringan yang mengisi udara yang segar. "Ah, baiklah Paman!" Ren Hui tersenyum lebar, lantas memasang bubu sederhana buatannya sendiri di tepi sungai yang sedikit lebih jauh. Ia melepas sepatu botnya, merasakan sejuknya air yang menyentuh kulit kakinya yang terendam. Dalam sekejap, ia sudah asyik mengumpulkan rumput hijau, yang sebenarnya adalah ganggang berwarna hijau cerah, terasa licin di tangannya. Penduduk kota Qingge menyebutnya rumput hijau, yang sering digunakan dalam sup atau campuran mi, dan bisa dimakan langsung setelah dikeringkan dan dipanggang.
9.527.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 913 kali sebagai cangkul kecil rumput
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Yzuki_
hai... ceritamu bagus! mungkin kah kamu juga tertarik dengan ceritaku? mungkin sedikit berbeda dari yang lain. cerita fantasi lokal di dunia modern. tokoh utamanya anak SMA kembar cewek cowok. semoga kamu tertarik, terimakasih
Baca Semua Ulasan
Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa

Membiarkan reuni keluarga kecil rusa itu, Ells terus memperhatikan kelakuan penculiknya. Dia mencabut beberapa batang tanaman seperti rumput dengan batang agak besar dan berwarna putih kehijauan. Lalu, rumput itu dia memarkan menggunakan hulu belatinya. Dari bau yang menguar, Ells menganggap itu tanaman serai. Setelah cukup mengeluarkan cairan, dia merobek sedikit kainnya. Apa lagi yang dia kerjakan? Berjalan ke arah keluarga rusa, dia mendekati kembali si rusa kecil.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai cangkul kecil rumput
Baca
+Pustaka
Titimangsa Parasu

Titimangsa Parasu

Ia memperkuat tubuhnya terutama tapak tangannya. Cukring mengamati di dusunnya tumbuh begitu banyak tumbuhan liar di sisi jalan setapak. Tumbuhan itu jenis rumput-rumputan yang muncul sepanjang tahun, berdiri tegak, berdaun hijau-tua. Akar tumbuhan ini besar, kuat, dan menghujam di tanah.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai cangkul kecil rumput
Baca
+Pustaka
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

keluh pemuda itu sambil melemparkan cangkul sekenanya hingga terjatuh mengenai gundukan yang tertutup tikar pandan. Cangkul melorot. Dari balik tikar pandan, mencuat sebuah tangan mungil seorang anak perempuan yang mengenakan cincin dengan huruf K yang menjadi simbol dari klan Kalingga. Seorang pria berusia akhir tiga puluhan dengan berewok lebat berjalan mengambil cangkul itu dan membetulkan kembali posisi mayat. Dia mendesah. Pandangannya menyapu tubuh-tubuh tak bernyawa lainnya yang tergeletak berjajar tak kurang dari dua puluh. Sekawanan lalat mulai berterbangan dan mendengung di sekitar mayat-mayat itu.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai cangkul kecil rumput
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

"Tanaman... satu lagi. Kumohon." ​"Qu Cing... pandanganku buram..." suara gadis kecil itu terdengar makin lemah. "Aku tidak bisa melihat bentuk yang kamu pikirkan..." ​"Fokus," bisik Qu Cing, menahan rasa pening di kepalanya sendiri. Jika dia pingsan sekarang, kakinya akan lumpuh permanen. "Akar Alang-Alang. Putih, bening, dan dingin. Tumbuh di tanah dalam."
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai cangkul kecil rumput
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

“Sebagian hanya kehilangan tempat kecil untuk tumbuh setiap hari.” Kalimat itu mengubah seluruh taman. Di sekitar bangku-bangku kayu, tumbuh tanaman baru. Bukan bunga biasa. Namun Bunga Rutinitas Kecil. Setiap kelopaknya berisi tindakan sederhana: menulis satu paragraf menggambar lima menit membuka folder lama membaca ulang ide menyimpan satu catatan suara The Redacted One berjalan menyentuh salah satu bunga.
912 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai cangkul kecil rumput
Baca
+Pustaka
BUKAN KUMPUL KEBO

BUKAN KUMPUL KEBO

Setelah itu berganti baju di kamar nya. Di bongkar nya semua isi dalam tas ransel milik nya. Dia mencari kerudung nya. Tapi sial. Ternyata gadis itu lupa memasuk kan kerudung ke dalam ransel nya. Dia lupa membawa nya. Hanya satu kerudung yang di pakai nya saja. Itu pun sudah di buang nya karena sudah terkena kotoran kucing waktu itu. Putri terpaksa mengikat rambut panjang nya yang lurus itu. Menggunakan karet gelang yang di temukan nya saat menyapu tadi.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai cangkul kecil rumput
Baca
+Pustaka
Tukar Ranjang

Tukar Ranjang

Sekumpulan rumput jepang yang di pangkas rapi terlihat seperti karpet bulu panjang berwarna hijau. "Aku tidak pernah memberi harapan apa pun padanya, bahkan aku sudah berusaha untuk menghindar tapi kamu sendiri yang justru terus saja mendorongnya padaku." Cindy terhenyak dan sontak menoleh wajah Leya yang sedikit pucat. Ucapan Leya terasa berbalik memojokkannya. "Aku kan tidak tahu. Salah kamu yang sembunyi-sembunyi. Andai aku tahu kamu sudah punya suami, aku juga tak akan mendorong kalian untuk dekat."
1043.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai cangkul kecil rumput
Baca
+Pustaka
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Ryan mengamati semuanya dari tempatnya berdiri, tenang dan tidak terburu-buru. Lalu ia meraih sebatang kapur dari meja terdekat, berlutut sebentar, dan menuliskan beberapa baris di atas lantai batu di depannya dengan huruf yang cukup besar untuk dibaca dari jarak tiga meter: MENCARI: Bunga Tulang Harimau & Rumput Bintang Surgawi. Bersedia tukar dengan pil, atau beli tunai. Reginald Huang yang melihatnya mengerutkan dahi. "Saudara Hartono, bahan apa itu? Aku belum pernah dengar."
1064.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai cangkul kecil rumput
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status