Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
“Sekarang kita selfie.”
Sagara sedikit menunduk menyesuaikan tinggi, sementara Jingga merapat di sampingnya.
“Mas, senyum dikit,” protes Jingga.
“Aku sudah senyum.”
“Kurang.”
Sagara akhirnya tersenyum lebih lebar.
Klik.
Jingga langsung mengecek hasilnya, lalu tersenyum puas. “Lucu banget.”
Sagara melirik layar ponsel itu, lalu tanpa sadar ikut tersenyum. Bukan karena fotonya. Tapi karena orang di sampingnya.