Awas Kesetrum!
Ia melenggang masuk dengan gaya centil, lalu menghampiri Sekar sambil menengadah, kedua pipinya ditepuk-tepuk pakai telapak tangan sendiri.
“Kalau Kakak pengin cubit pipiku yang menggemaskan, boleh kok!” katanya riang, menampakkan wajah imut yang tidak tertandingi — mata berbinar, senyum manis, dan ekspresi tulus seperti bayi yang habis mandi.
Sekar terdiam sepersekian detik.
Lalu—
Pluk!
Cubitan kecil mendarat di pipi kanan Xiaohan, diikuti seruan, “Haa~ lucu banget kamu tuh!"
Hot Chapters