Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

Kelopak pria itu terpejam sesaat, menikmati kehangatan dan rasa kafein yang menyusup ke tubuhnya. “Kalau yang ini latte dengan sirup karamel,” kata Denver sambil mengangkat cangkirnya sendiri. “Salah satu menu paling favorit di sini. Aku anggap ini simbol rasa sayangku buat Dewi.” Darius mendecih, geli mendengar ucapan Denver. “Sudahlah, buka praktik dokter cinta saja sekalian, kamu.” Denver terkekeh, ya, dia tidak membantah.
10184.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai caramel latte
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kontrak dengan sang Pria Pengganti

Pernikahan Kontrak dengan sang Pria Pengganti

bujuk Juwanto. Aroma latte menguat di ruangan ber-Ac. Kartini memejamkan mata menikmati aroma yang begitu menggiurkan. Latte adalah salah satu kopi yang menjadi favoritnya sejak kepergian anak-anak dan suaminya. Espreso bercampur dengan susu dan dipanaskan dengan uap, membuat cita rasa latte sangat nikmat di lidah penciptanya. Susu yang dipanaskan akan membentuk foam lalu dijadikan kreasi di atas kopi tersebut. Sayangnya pada kesempatan kali ini Juwanto tak memesankan apa yang ia inginkan.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai caramel latte
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Presdir

Istri Kedua Sang Presdir

Sesekali, matanya melirik ke arah mesin kopi, memastikan suara gemuruhnya tetap stabil. Dua cangkir dengan model berbeda sudah berjajar rapi: mug kaca bening khusus Olivia—yang isinya latte panas dengan taburan cinnamon tipis—dan mug hitam polos berisi kopi hitam pekat kesukaan Keandra.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai caramel latte
Baca
+Pustaka
Meminang Bu Dosen

Meminang Bu Dosen

“Oke siap. Tunggu sebentar, ya.” Gala berlalu menuju meja pembuatan kopi. Tita yang berada di kursi pojok mengernyitkan keningnya melihat laki-laki yang malam ini mengenakan kaca mata itu sibuk mempersiapkan pesanannya. Ia tampak cekatan meracik minuman yang sedang populer di kota dingin ini. Tidak lama kemudian, Gala kembali dengan satu gelas Hazelnut Latte di tangannya. “Hazelnut Latte istimewa,” ucap Gala sambil menyerahkan pesanan Tita.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai caramel latte
Baca
+Pustaka
Carinya Daddy Dapetnya Baby

Carinya Daddy Dapetnya Baby

“Oke. Mau popcorn yang caramel, ya? Minumnya Lychee Tea aja.” Langit mengangguk. Ia kemudian berbicara dengan sang kasir. “Caramel Popcorn yang M dua ya, Mbak. Lychee Tea satu, es kopi susu pandan satu, sama air mineral satu.” “Baik. Saya ulangi ya, Kak. Caramel Popcorn M dua, Lychee Tea satu, Es Kopi Susu Pandan satu, air mineral satu. Atas nama siapa?” “Langit.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai caramel latte
Baca
+Pustaka
Sweet Coffee

Sweet Coffee

“Hot Capuccino Latte.” Mako tersenyum ramah lantas mencatat apa yang dipesan. Setelah itu menerima kembali buku menu dari Alan. “Pesanan anda akan segera siap, tuan.” “Omong-omong, Carissa ada?” Alan membuka suara sebelum Mako pergi meninggalkan mejanya. Mako memutar badan kemudian kembali mengembangkan senyumnya. “Maaf, tuan, nona hari ini masih tidak bisa ke kafe. Apa tuan ada janji dengan nona?”
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai caramel latte
Baca
+Pustaka
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

Kara melihat langit yang berbeda dari terakhir kali ia melihatnya. Kara melangkah menyeret koper kecil yang di packing sembarang oleh Nadine menuju Coffee Shop tempat pertama ia dan Bagas bertemu. Ia berdiri di depan bar memesan es caramel machiato extra whipped cream kesukaannya. "Decaf please," tukas Kara yang baru tahu jika ia bisa mengkonsumsi kopi decaf alih-alih menghilangkan kebiasaan mengopi nya.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai caramel latte
Baca
+Pustaka
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

Kemudian berdiri menunggu sampai pemuda itu mempersilahkannya pergi. "Ini kopi sachet?" "Iya, Pak." Lila ketar-ketir. Pasalnya dia lihat Ezekiel urung meminumnya, dan wajah pemuda itu jelas menunjukkan ekspresi tidak senang. "Kamu pikir warung apa, pake kopi sachetan? Kalau saya bilang karamel machiato ya bener-bener karamel machiato. Yang diracik sendiri. Paham, nggak?"
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai caramel latte
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Xavier menoleh ke gadis disampingnya, Aluna tampak tengah memerhatikan menu coffee yang terpampang di sudut atas belakang barista tersebut, menimbang-nimbang hendak memesan apa. “Aku pesen Ice Americano aja deh satu.” “Baik kak, mau pesan yang size apa?” “Size grande aja semua.” Jawab Xavier “Baik saya ulangi ya kak pesanannya, Ice Caramel Macchiato satu, Ice Greentea Frappucino satu sama Ice Americano nya satu. Untuk yang Caramel Macchiato dan Americano nya mau extra espresso shot kak?” “Kamu mau extra espresso?” Xavier menoleh dan bertanya lembut kepada gadis disampingnya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai caramel latte
Baca
+Pustaka
Kekasih Sewaan CEO Nakal

Kekasih Sewaan CEO Nakal

Allan lagi-lagi terkekeh melihat tingkahku yang kekanakan ini. “Kamu sesenang itu dengan caramel macchiato, aku bisa membelikanmu sesekali,” ucap Allan kemudian meminum americano dingin. “Tidak, jangan. Aku memang suka caramel macchiato, tapi bukan berarti aku selalu meminumnya setiap hari. Aku hanya meminumnya saat sedang banyak pikiran seperti sekarang ini, rasanya semua benang kusut di otakku hilang setelah meminum ini.” Patricia kembali meminum kopi yang dibelikan Allan dengan wajah berbinar-binar.
74.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai caramel latte
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status