Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Kalau bayarannya cocok, ya nggak apa-apa mikul tahta, toh?” “Itu dia, Mas! Aku tadi sampai dandan jadi barista hipster. Rambut disasak, pakai celemek warna krem. Kru-nya pada ketawa waktu aku nggak bisa bedain latte sama cappuccino.” “Hahaha,” tawa Bumi. “Kamu pulang atau masih di lokasi?”
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai cat rambut milk tea
Baca
+Pustaka
Seruni Senja

Seruni Senja

jawab Ira. “Wahhh tampan-tampan sekali mereka,” kata Pemilik warung. “Iya dong,” jawab Ira. “Mbak pesan batagor dan minuman ya, aku minuman yang biasannya saja,” kata Ira. “Aku sama kayak Ira saja minumannya,” sahut Furkam. “Aku cappuccino saja,” kata Mahli. “Aku sama kayak Mahli ya,” kata Rani. “Baiklah kalian duduklah dulu,” kata pemilik warung.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai cat rambut milk tea
Baca
+Pustaka
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Usai kumur-kumur dan cuci muka, Mas Rahman membantuku bangkit dan memapahku duduk ke kursi makan. "Masuk angin, Rum?" Mas Bambang memberiku segelas air hangat. "Minum dulu!" Aku minum perlahan, rasa pusing dan mual ini semakin nggak enak. "Minum teh punya Mas, ya, Dek," Mas Rahman menyodorkan teh miliknya. Perlahan kuteguk teh ini, aroma semriwing dari obat masuk angin cair menguar. Tenggorokan ku juga lebih enakkan setelah minum teh ini.
7.840.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai cat rambut milk tea
Baca
+Pustaka
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

11 AM – Tesco Grocery Store “Kamu suka susu yang mana?” Rafael nanya sambil megang dua karton di lorong dairy. “Full-fat. Hidup terlalu singkat buat pura-pura suka skimmed.” “Ok. Aku ambil yang almond milk .” Mey ketawa. “Nggak ada yang salah sih sama almond milk, tapi jelas bukan buat kopi. Dan aku tau itu buat perform body kamu kan?”
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai cat rambut milk tea
Baca
+Pustaka
Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Tanpa diduga, Arlina tiba-tiba membuka mulut dan menunjuk ke arah Fanny. "Kamu, taro boba milk tea, gula 50%, es sedikit, tambah moci." "Kamu." Arlina menunjuk ke gadis lain. "Grass jelly milk tea, gula 30%, es normal." "Kamu, mango pomelo sago, gula 50%, es sedikit."
9.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46.1K kali sebagai cat rambut milk tea
Tampilkan Ulasan (200)
Baca
+Pustaka
kopilatte
ijin promo ya kak author. mampir yuk kak ke kopilatte yang judulnya Residen Rahasia Sang Dokter Pewaris. Seorang residen yang di nikahi oleh dokter konsulennya. Mengubah kisah seorang anak yatim menjadi nyonya besar istri calon pemilik rumah sakit tempatnya bekerja. makasi kak.
Nickie
Numpang promosi ya thor: Ayok yang suka cerita regresi, mistery, membalikkan keadaan+ romance mampir di novelku Judul= Kehidupan Kedua Pangeran Author= Nickie Genre=fantasy Jangan lupa like dan comment ya...makasih
Baca Semua Ulasan
Crazy Woman

Crazy Woman

Tian cemburu terus sedari tadi. Ria menyisir rambut Tian yang halus. Ia mengumpulkannya menjadi satu di atas dan mengikatnya. Gaya rambut pohon kelapa atau kuncir atas seperti tokoh kartun Masha and The Bear. "Ihhh lucunya anak orang," ujar Ria dengan gemas dan menangkupkan tangannya di pipi Tian yang tampak imut sekali. "Sudah selesai. Semangat photoshoot nya ya!" Tian meninggalkan ruangan dan bergabung dengan GMC yang lain.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai cat rambut milk tea
Baca
+Pustaka
Partner Life

Partner Life

Tangannya membelai rambut Catharina, membuat jantung Cat berdegup tidak beraturan "Ma-maaf, Tuan. Aku belum mencuci rambutku." Cat memundurkan tubuhnya. "Tidak masalah. Kau bisa mandi dan mencuci rambutmu dulu," saran dari Mischa. Pemuda itu melangkah ke arah lemari dan mengeluarkan handuk. "Pergilah mandi!" perintah Mischa. Cat menuruti perintah pemuda itu. Dia masuk ke dalam kamar mandi dan menguncinya.
9.88.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai cat rambut milk tea
Baca
+Pustaka
Miracle Doctor's (System) Livestreaming

Miracle Doctor's (System) Livestreaming

Ada bar sederhana di sebelah meja-kasir yang menyediakan kopi, teh, dan minuman keras untuk pelanggan yang ingin menikmati segelas minuman selama potong rambut mereka. Angga duduk di kursi, hairstylist berdiskusi pada Agatha, lalu terdengar komentar Agatha, "Rambutnya dipotong pendek dengan kesan bersih, detailnya terserah padamu, tapi aku ingin dahinya dibuka, seperti ini," Agatha mengangkat rambut di bagian depan yang masih basah karena baru saja dicuci. Seseorang itu bisa merasakan antusiasme yang dipancarkan oleh Agatha yang sangat tertarik pada perubahan ini.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai cat rambut milk tea
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

Mereka berdua mirip, seperti singa dan harimau. ** Gelas berembun dengan daun mint di pinggirannya menambah kesan segar siapa pun yang melihat minuman itu. Mojito, setidaknya itu yang tertulis di buku menu kafe milik Kate. Minuman itu tersaji di depan mata Carl sekarang. Waktu istirahat ini jadi terasa lebih menyenangkan.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai cat rambut milk tea
Baca
+Pustaka
Rachel&Rama

Rachel&Rama

4 Rama Alfanio : Oke, mandi gih masa gue dateng lo masih bau iler RachelA : Enak aja! Aku biarpun baru bangun tetep wangi Rama Alfanio : Masa? Coba ya nanti gue cium Rachel hanya bisa mengernyitkan dahi melihat balasan dari Rama RachelA : Crazy! Rama Alfanio : I'm crazy because of you, babe
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai cat rambut milk tea
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status