Takdir Sang Perawan Tua
Sebuah rumah mewah tingkat dua, berwarna biru muda dengan dua pohon cemara udang pada bagian sisi kanan halaman rumah tersebut mempercantik rumah dengan gaya Eropa yang memiliki jendela memanjang pada lantai dua bangunan tersebut.
Irwan dengan jantung berdebar keluar dari mobil bersama Reza. Lalu, mereka menaiki lima undakan pada teras rumah itu. Sampai pada pintu utama, terdapat CCTV yang berada pada sudut atas pintu tersebut. Tanpa menekan bel, seorang membukakan pintu dan menyambut mereka.
“Silakan masuk Pak...,” sapa seorang wanita yang diperkirakan pelayan di rumah itu.