Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kemilau Senja

Kemilau Senja

Karena mencoba untuk menerimaku itu tidak mudah bukan. Pagi ini aku ingin sekali memakan bubur ayam buatan Bibi, aku pun melihat sekeliling jalan barangkali Paman Sam ke sini untuk membawakan bubur ayam kesukaanku itu, ternyata benar, Paman Sam mengendarai mobil sedan berwarna abu pun mulai menyusuri halaman rumah. Aku segera menghampirinya. "Assalamualaikum Paman Sam,” ucapku sembari mendekati Paman yang masih memarkirkan mobil sedannya itu di halaman rumah.
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai cat tembok snow white
Baca
+Pustaka
Perpisahan Di Musim Salju

Perpisahan Di Musim Salju

"Rai kenapa setelah aku benar-benar mencintaimu dan melupakan sedikit demi sedikit perasaanku kepada Ken, kau malah menyakitiku.?" Rin terus menangis di tengah salju yang semakin deras menerpa tubuh rampingnya yang sedang berlutut. Lututnya menyentuh salju, tidak terasa walau salju yang dingin bersentuhan dengan lututnya. Tubuhnya menggigil, bibirnya yang semula berwarna merah muda menjadi putih seperti tidak ada darah yang mengalir, begitupun dengan matanya yang semakin sayu. Wajahnya menjadi pucat pasi seperti mayat hidup.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai cat tembok snow white
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Mungkin ini bisa digunakan untuk menaruh barang-barang yang sudah tidak dipakai dalam jangka waktu lama atau lebih tepatnya disebut sebagai gudang. Sembari melihat-melihat, tiba-tiba sekelebat bayangan putih melintas yang tertangkap dari ekor mataku. Seketika bulu kudukku meremang disusul dengan wewangian melati bercampur anyir yang menyengat. Lebih mengerikan lagi aku mendengar tangis perempuan yang begitu memilukan seolah ada duka yang mendalam di sana. Makin lama suaranya makin halus dan menyayat hati siapapun yang mendengarnya.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai cat tembok snow white
Baca
+Pustaka
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

"Lo jangan pulang dulu, Di. Di apartemen gue banyak baju haram, lo pakai aja." Kemudian keduanya pergi menuju apartemen Irma. Adia sedikit tersentak melihat cowok berwajah manis sedang tertidur di kamar utama Irma, hanya mengenakan boxer dan membiarkan tubuhnya bertelanjang dada. Adia bertanya lewat isyarat pada Irma, cewek itu terkekeh seraya mengisap rokoknya lagi. "Gue melihara sugar baby, Di."
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai cat tembok snow white
Baca
+Pustaka
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Yuda tidak bergeming, dia diam mematung mencoba mencari ide supaya dia dapat informasi tentang Agista. Yuni memeluk Yuda dari belakang, Yuda yang saat itu masih menggunakan baju piyama membuat Yuni dengan mudah memasukkan tangannya ke dalam celana Yuda yang berisi alat tembak yang lama-lama mengeras akibat rangsangan tehnik memijat lembut Yuni pada bagian area sensitifnya tersebut. Tidak berhenti di sana Yuni melorotkan celana piyama Yuda dan memainkan senjatanya itu dengan lidah super liar.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai cat tembok snow white
Baca
+Pustaka
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

Rambutnya ia biarkan tergerai, ada jepit rambut berhiaskan manik manik tersemat di rambutnya yang lurus dan panjang. Nanta begitu terpesona melihat kecantikan Tiara. Kecantikan alami tanpa polesan make up yang berlebihan. "Kita naik motor saja," kata Tiara, saat melihat Nanta berjalan menuju mobilnya. "Oke ... tapi kamu nanti kepanasan, inikan sudah tengah hari," jawab Nanta. Nanta mengambil kunci ditangan Tiara. Tak butuh waktu lama, motor matic itu sudah berada di jalanan yang berdebu, karena musim kemarau yang mulai datang.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai cat tembok snow white
Baca
+Pustaka
Terlena! Tusukan Mas Juki

Terlena! Tusukan Mas Juki

Benda squishy yang semula Nadine rasakan begitu lembek seperti tak bertulang, kini berubah menjadi sesuatu yang keras. “Hiihh! Ini apaan! Kok lama-lama jadi keras!” seru Nadine yang langsung disahuti oleh Juki. “Hehehe, alat transfernya udah mulai on, Tante. Tahu nihh gampang banget bangunnya. Kirain tadi nggak mau bangun, tangan Tante rasanya sangat halus dan hangat. Kalau Tante mau, saya siap transfer sekarang. Yuk buruan terlentang!” jawab Juki sambil cengar-cengir.
9.873.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai cat tembok snow white
Baca
+Pustaka
Tetanggaku yang Menggoda

Tetanggaku yang Menggoda

"Ini semua berkatmu. Kamu membantuku detoks. Setiap kali kamu bantu aku, ada cairan putih yang keluar. Lama-kelamaan, tumorku akan sembuh.” Luna percaya begitu saja. Dia bahkan berinisiatif membantuku membersihkan cairan putih itu. Setiap kali selesai perang, aku akan menyuruhnya membersihkan cairan putih tersebut dengan mulutnya. Awalnya, Luna enggan. Setelah aku bujuk terus-menerus, dia mulai menjilati alatku dengan lidahnya hingga bersih. Rasanya seperti menjadi seorang raja. Setiap selesai melepaskan hasrat nafsu, aku bisa menikmati pelayanan Luna.
59.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai cat tembok snow white
Baca
+Pustaka
TERPAKSA MENIKAH dengan CEO TEMPERAMEN

TERPAKSA MENIKAH dengan CEO TEMPERAMEN

rayu Mas Very seraya mengusap air mata yang terus jatuh. Tidak lama suara pintu berdenyit, pertanda ada orang yang masuk ke sini. "Feb, loe beli apa?" tanya Very saat melihat suamiku masuk. "Beli cemilan nih biar gak iseng di sini," jawab lelaki berkulit putih itu sambil meletakkan kresek di atas meja kecil. "Kamu sudah s4 dar?" tanya suamiku.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai cat tembok snow white
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Lalu gadis itu tersenyum tipis dan memastikannya dengan menatap Rimba dan Cucu satu per satu. Rimba Rangkuti dan Cucu menjadi serbasalah. “Aku ..., juga kedinginan, kok.” Rimba mengusap-usap kedua telapak tangannya. Lau dia meniup-niup telapak tangannya. “Aku ..., kedinginan juga,” sahut Cucu. Namun lebat bulu di sekujur tubuh makhluk itu menjadi jawaban sehingga Yu Lie dan Lon Chang menganggapnya suatu hal yang wajar. Cucu diberi anugerah dengan lebatnya bulu di sekujur tubuhnya agar terhindar dari suhu dingin Tanah Salju yang menggigit.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai cat tembok snow white
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status