Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Quasar

Quasar

Dewi memukul kepala Dita dengan sendok makannya yang masih bersih. "Jangan nyela!" Dita mengangguk malas. Kembali mendengarkan Dewi. "Kak Dirga ini kapten futsal. Dia udah beberapa kali bawa timnya menang di beberapa turnamen. Di sebelahnya itu Kak Randi. Piala berjalannya SMA Cakrawala. Ketua OSIS, langganan juara olimpiade. Kalau dia senyum, boom! Lesung pipinya itu bakal bikin kalian melting sampe tumpeh-tumpeh."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai cempaka futsal
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

koreksi Raka. "Iya deh," balas Fahmi. Lalu pria itu mengulurkan tangannya untuk berjabat dengan wanita itu. "Gue Fahmi, dan perkenalkan manusia-manusia purbakala yang masih tersisa di zaman Millenial ini. Ada Dipo, Galih, Wisnu, Erfan, dan Anwar. Biar kata absurd tapi prestasi kita sebagai atlet futsal pas SMA nggak perlu diragukan lagi." Fahmi jumawa sekali. "Ini juga istri-istri kita, dua lagi belum nikah. Dan itu Raina, mantannya Raka." Fahmi menyeringai usil. "Eh?" Aku terkesiap. "Fahmi, apaan sih lo?" sambarku salah tingkah.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai cempaka futsal
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Namun belum lama berselang, Afkar justru menyapu habis semua lawan dalam Turnamen Chartreuse, bahkan mereka yang berada di tingkat pmbentukan inti tahap pertengahan pun diinjak habis olehnya. Kecepatan pertumbuhan seperti ini benar-benar mengejutkan! Di tengah jamuan, Afkar bersulang sambil bercengkerama dengan Edbert dan tokoh-tokoh dari Keluarga Samoa, dengan suasana yang sangat akrab dan hangat. Edbert menyampaikan bahwa jatah tahunan sumber daya kultivasi dari Aliansi Keluarga Besar untuk Keluarga Samoa sudah mereka ambil.
9.51.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.0K kali sebagai cempaka futsal
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Nor Berta
aku sebenarnya suka banget baca2 begini tapi kadang kalau nama asli harus diindonesiakan itu rasanya kurang pas.. bisa nggak ya nama karakternya tetap seperti biasa. atau tempatnya juga seperti biasa. itu juga memperkaya bahasa kita. jadi suka gemes. karna ndak suka sama nama kharakternya
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
Crush Sang Kapten Basket

Crush Sang Kapten Basket

Di sana, daftar panjang kegiatan tertempel rapi: KIR, Teater, Paskibra, Pramuka, Tari Tradisional, Komunitas Membaca dan tentu saja Basket. “Udah niat banget nih kamu?” goda Seruni sambil menunjuk tulisan ‘Basket Open Recruitment’. “Aku nggak bisa main basket, Seruni.” bisik Alina. “Tapi aku bisa bantu-bantu jadi tim dokumentasi atau pengurus alat.” Ucap nya. Seruni terkekeh. “Ohh, jadi strategi mendekat dengan si kapten dari jalur logistik ya?” Alina menepuk pelan bahu Seruni. “Doakan aku kuat mental kalau lihat dia tiap sore.”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai cempaka futsal
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

Dan, kini si kembar tahu bertapa berbahaya kota yang akan dituju oleh ibu mereka. “Ares, bukankah Jumat dan Sabtu ini ada pertandingan futsal antar sekolah?” tanya Sabiya. Mata Ares mendadak berkaca-kaca. Ia bingung memilih antara rasa ingin melindungi ibunya, atau memenangkan piala futsal yang sudah ia impikan berbulan-bulan. “Iya, Mama. Aku tidak bisa ikut.” Sabiya tersenyum lega sambil mengusap rambut Ares. "Nah, karena itu Ares harus fokus mengikuti pertandingan."
1033.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cempaka futsal
Baca
+Pustaka
PETAKA REUNI

PETAKA REUNI

"Ngelamun aja." Aku menoleh ketika Arsyl tiba. Dia datang membawa satu buah kelapa hijau dengan dua pipet di atasnya. Kata Mama Indi, aku tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi jenis minuman menyegarkan ini. Itu sebabnya, Arsyl memesan hanya satu buah untuk kami berdua. Tak hanya kelapa muda, Arsyl juga membawa sekantong jagung rebus.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai cempaka futsal
Baca
+Pustaka
CINTA BERGANTI

CINTA BERGANTI

Jawabku ketus Spontan aku membagi barang bawaanku ke tangan Laila tanpa menunggu persetujuan. “Laila Kamila, wanita tercantik yang pernahku kenal. Makasih yaa, berat nih. Aku membagi separuh barang bawaanku ke tangan Laila tanpa menunggu persetujuannya. Sekalian temani aku ketemu pak Jafar yaa?. “
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai cempaka futsal
Baca
+Pustaka
Bhu & Akra

Bhu & Akra

Jadi, tidak mengherankan jika penonton didominasi oleh kaum hawa yang meneriakkan nama-nama mahasiswa yang menjadi primadona di kampus Majaraya, lebih tepatnya primadona untuk para remaja putri di kota ini. Tim futsal Majaraya terdiri dari lima mahasiswa yang memesona. Mereka terdiri dari Cakra, Adi, Alfian, Sani, dan Hidayat. Kelimanya adalah primadona dari berbagai jurusan di Majaraya. Cakra, Adi dan Alfian, sama-sama mengambil jurusan manajemen bisnis. Sani dari jurusan seni ilustrasi, sedangkan Hidayat dari jurusan matematika. Dari tampang, otak, hingga harta, kelimanya memang berkualitas jempolan. Di antara kelima mahasiswa itu, yang paling menonjol adalah Cakra. Mahasiswa cerdas berusi
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai cempaka futsal
Baca
+Pustaka
Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Cempaka mengenali wajah itu—Jagat, teman satu angkatan dari Holland Inlandsche School (HIS) tempat ia pernah menimba pendidikan. “Jagat,” ucap Cempaka singkat. Jagat menatapnya dari kepala hingga kaki, lalu menoleh ke Pieter yang berdiri di sampingnya. Dada pria itu terangkat, seakan baru saja menemukan sesuatu untuk dijadikan bahan ejekan. “Jadi…” ia tersenyum miring, “ini alasan kau menolakku dulu, Cempaka?”
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai cempaka futsal
Baca
+Pustaka
Jangan Jatuh Cinta, Danie!

Jangan Jatuh Cinta, Danie!

Ia mengenakan kaos dalam ketat, menumpuknya dengan jersey bola yang sangat longgar, dan tetap nekat memakai jaket tipis di luarnya untuk menyamarkan bentuk bahu dan postur tubuh. "Kenapa harus sesulit ini?" bisiknya lirih pada pantulan cermin. ** Lapangan futsal di belakang asrama sudah terang benderang. Sepuluh orang sudah berkumpul di sana, termasuk Gathan yang kini hanya mengenakan kaos hitam polos. "Nah, ini dia si Cupu datang!" teriak Revan, disambut tawa beberapa penghuni lain. "Dan, kamu jadi pemain sayap ya. Tugasnya cuma lari dan kasih umpan ke Gathan."
441 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai cempaka futsal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status