ARJUNA
"Kalo mau nangis, nangis aja. Lepasin semua supaya rasa nggak terima lo atas sebuah kematian bisa lenyap. Untuk kemudian setelahnya lo perlahan ngerelain dia. Seandainya lo tau, benci, dendam dan rasa nggak terima seorang untuk sebuah kematian melukai kita. Lo tau? Dada gue selalu sakit setiap nyokap sama bokap gue nangis di peringatan kematian gue. Mungkin aja dendam itu yang ngurung gue disini."
Sosok tadi berdecak kemudian berdiri. Sedangkan Aji memilih untuk mengikuti arah pergi sosok tadi. "Lepas aja, Ji. Nangis aja kalo lo emang nggak kuat. Bilangin juga sama temen lo itu, kalo mau nangis, nangis aja."
Sosok itu kemudian mengilang diantara gelap. Membuat tanda tanya besar diotak dan pi
ตอนยอดนิยม