Ta'aruf Before Married
Sampai akhirnya, aku menyentuh halaman terakhir, halaman CV.
“Namanya Raditya? Hmm, kayak pernah denger, deh. Tapi nama Radit juga pasaran, si—, eh? Eh! EH!!!” Suaraku cukup keras, membuat beberapa orang yang sedang berjalan menatapku.
“Ini bukan Radit yang Radit, kan?” pikirku panik.
Aku makin panik ketika melihat sebuah foto tertempel di CV tersebut.
“Astaghfirullah…!” Aku kehabisan kata saat melihat foto Radit, Founder Pempek Curhat, teman satu jurusanku, adalah orang yang melamarku.
Bab Populer