Jagoan Kampung Merantau Ke Kota
“Iya, iya, hahaha..! Itu maksud saya, kain, bukan alat kelamin.”
Aku tersenyum kecut. Ekspresi wajahku datar saja. Aku sedang tidak melucu, dan sedang tidak ingin tertawa.
“Hahaha..!” Miss Widya tertawa lagi sampai terbungkuk-bungkuk.
“Setengah meter.., hahaha.., pacar kamu sampai pingsan. Eh, eh, itu kisah nyata atau tidak sih?”
Aku tidak langsung menjawab, tapi melirik Pak Murad di jok depan yang memegang lingkar kemudi sambil senyum-senyum.
ตอนยอดนิยม