Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tersandung Cinta Tuan Muda

Tersandung Cinta Tuan Muda

“Aku tidak tahu apakah aku lulus dari ujianmu atau tidak. Tapi aku sungguh merasa… kecil hari ini. Dan itu bukan hal buruk.” Naira tersenyum samar. “Kecil tidak selalu lemah, Adrian. Terkadang, perasaan kecil justru membuat kita bisa tumbuh.” Adrian mengangguk. “Aku banyak belajar hari ini. Bukan soal pendidikan anak, tapi soal diriku sendiri. Tentang bagaimana aku selama ini selalu ingin tampil kuat, padahal yang sebenarnya aku butuh adalah keberanian untuk menjadi rapuh.”
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai cerita masa kecil yang berkesan
Baca
+Pustaka
ANOTHER TOXIC STORY

ANOTHER TOXIC STORY

“Ayolah aku mau dengar.” “Kenapa enggak dimulaid ari kisah masa kecilmu dulu? Kisahmu sangat menarik, sebagai atlet muda kamu ...,” Eca belum selesai dengan kalimatnya saat Adra sudah menyahut, memotong kalimat istrinya itu. “Masa kecilku penuh drama dan paksaan. Tidak ada yang seru.” Kalimat Adra membuat Eca merasa tidak nyaman. Dia sempat diam sejenak.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai cerita masa kecil yang berkesan
Baca
+Pustaka
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Kenangan mengalir deras bagai air dari bendungan yang jebol. Masa kecil yang dihabiskan untuk berkelana dari satu negara ke negara lain, sekolah ke sekolah lain, melambaikan tangan kepada teman-teman yang datang dan pergi. Kilasan-kilasan awal terasa umum, masing-masing berganti belasan, lalu seratus, seribu. Pelatihan pilot, istri dan anaknya yang telah meninggal, kanker sekali, lalu lagi, kecelakaan di MRI…
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai cerita masa kecil yang berkesan
Baca
+Pustaka
Kerana Aku Istrinya

Kerana Aku Istrinya

“Susah juga kalau satu kampung, tapi satu hati dah patah dua.” Hana tersenyum nipis. Pedih, tapi benar. Dia teringat semula. Dulu masa kecil, kalau kena marah dengan mak, dialah lari masuk rumah Maksu. Kalau sedih sebab dapat nombor dua dalam peperiksaan, dialah yang bercerita sambil makan cucur pisang dengan air sirap sejuk dalam gelas kaca. Tapi sekarang, nak jejak kaki ke laman rumah itu pun dia rasa menggigil.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai cerita masa kecil yang berkesan
Baca
+Pustaka
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

“Aku percaya... sebuah cerita bukan sekadar kumpulan kata. Cerita adalah jembatan. Ia bisa menyatukan orang asing, menghubungkan hati yang berbeda, bahkan menghidupkan kembali sesuatu yang pernah hilang.” Kalimat pertama meluncur dengan lambat, tapi setelah itu kata-katanya mulai mengalir. Ia tak lagi terpaku pada teks. Ia berbicara dengan apa adanya, seperti menulis di jurnal pribadinya. Tentang luka yang berubah jadi pelajaran, tentang ketakutan yang bisa dijadikan kekuatan. Kilasan Masa Lalu
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai cerita masa kecil yang berkesan
Baca
+Pustaka
Tukar Pasangan (Jodoh)?

Tukar Pasangan (Jodoh)?

Saking takutnya, aku hampir mengeluarkan air mata. "Iya, tapi ini bagus buat kamu. Kamu harus belajar lebih berani, sudahlah lupakan tentang kejadian masa kecil kamu," bujuk Mas Aksa lagi. Cukup menakjubkan dia bisa tahu tentang kejadian masa kecilku. Tahu dari mana? Apa dia cenayang? Namun, sayangnya kekagumanku tak bisa membuatku lebih berani. Aku tetap istiqomah pada pendiriaku untuk menggelengkan kepala.
9.8396.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.7K kali sebagai cerita masa kecil yang berkesan
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

sayqakan memulai dengan cerita pengalaman milik teman masa kecil dulu. Jadi lima tahun yang lalu itu, saya ada acara reuni kecil-kecilan dengan teman SD. Kenapa kecil-kecilan, ya karena pesertanya cuma 7 orang, tapi tetap rame, hehe. Layaknya reuni, kita akan kembali lagi ke masa lalu, dalam hal ini masa kecil waktu SD. Banyak hal yang enggak pernah basi untuk diceritakan kembali, banyak kisah yang sangat menarik untuk dibahas lagi.
8.314.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 524 kali sebagai cerita masa kecil yang berkesan
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Namun, karena aku tidak lagi mendapatkannya, aku melakukan itu pada Fal sebagai penebusan pada diriku masa kecil yang tidak bisa mendapatkannya lagi. “Fal,” kataku, “ayo tidur.” “Hm-mm.” Fal tidak membantah. Fal mulai tidak suka dibacakan buku cerita—tanpa sadar anak ini semakin tumbuh dewasa. Mika pernah bilang kalau anak kecil cenderung cepat berkembang menjadi dewasa karena ingin dianggap dewasa. Makanya, akan ada masa ketika dia menolak diperlakukan seperti anak kecil lagi. Namun, di mataku Fal tetaplah anak kecil. Dia masih memerlukan semua ini, jadi sebagai jalur tengah, Fal suka cerita-cerita. Dia menolak buku cerita, tetapi tak akan bisa menolak pengalaman pribadi. Jadi, aku bercerit
1019.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai cerita masa kecil yang berkesan
Baca
+Pustaka
Dream Boy (Indonesia)

Dream Boy (Indonesia)

Jika diingat-ingat lagi, aku tak pernah menyangka memiliki kenangan sedemikian rupa hingga membekas diingatanku, tapi inilah kenyataannya. Aku akan membawa kalian pada kenangan manis dan pahit selama aku hidup, tentang masa kecilku, tentang kenangan saat sekolah, hal manis pahit di sekolah dan juga semua tentang si dia. Jadi jangan terkejut bila cerita ini sangat panjang yang tidak akan pernah habis aku ceritakan. Aku akan memberi cerita ini dengan judul “Dream Boy”
104.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai cerita masa kecil yang berkesan
Baca
+Pustaka
KESAKSIAN PUTRI KECILKU

KESAKSIAN PUTRI KECILKU

Dan si alnya, pusing di kepala menyalur ke perut, menjadikannya benar-benar mulas. "Tadi main apa, Sayang?" "Banyak. Capit boneka, tembak-tembakan, mandi bola. Banyak deh Ma." "Oh ya? Seneng dong?" "Iya, Ma. Lain kali mama ikut ya?" "Oke, Sayang." "Oh ya. Tadi Ana beli buku kartun dan krayon lagi. Ana mau mewarnai di sini." "Ya. Nanti mama lihat, Nak." "Siap, Ma."
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 675 kali sebagai cerita masa kecil yang berkesan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status