Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Broken Heart

Broken Heart

Kota tempat aku dilahirkan, tempat aku dibesarkan oleh jalanan, tempatku memikul beban kehidupan ini sendirian dan tempatku memupuk harapan untuk tetap kembali hidup. Entah siapa orang tua yang telah tega menitipkan aku pada jalanan ini. Seorang bayi lucu dibiarkan tertiup angin di atas selembar koran dan ditutupi sehelai kain di bawah jembatan. Itu aku! Bayi lucu nan menggemaskan itu masih hidup, bahkan sudah cukup telaten disakiti orang bumi. Aku sudah besar, Ma, Pa. Jika kalian masih ada, lihatlah aku beserta keringat-keringat yang bercucuran ini. Aku sudah dewasa! Sudah kulewati masa-masa terburuk dalam hidupku. Namun, cerita baru saja dimulai. ***
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai cerita masa kecilku
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Bayaran

Bukan Istri Bayaran

wajah Mila terlihat jenaka. Aku kembali tertawa. "Apa cita-cita kamu waktu kecil?" tanyaku penasaran, wajah Mila berubah ekpresi. Badannya kikuk terasa dipangkuanku. Aku memiringkan tubuhnya, hingga bisa dengan jelas melihat wajahnya. Mata Mila berkaca-kaca terlihat jelas kepedihan yang tak bisa kubaca. "Ada apa, hm?" "Ceritakan masa kecilmu." Kukecup bahunya lembut, lalu menatap wajahnya.
1061.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai cerita masa kecilku
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Berondong

Menikah dengan Berondong

Dan entah mengapa pula ia jadi ingin bercerita masa kecilnya pada Abidzar, suami berondongnya. "Sedari kecil gue dikekang, gue enggak boleh ngelakuin ini itu. Gue enggak pernah dibolehin keluar dan main sama anak-anak lain, gue selalu disuruh di rumah. Teman main gue cuma boneka dan benda-benda mati, mungkin yang nemenin main gue cuma bibi. Itupun jarang karena bibi juga harus kerja beresin rumah. Hingga ketika ayah gue meninggal, gue semakin ngerasa kesepian. Apalagi mom ternyata nikah lagi. Di usia gue yang udah delapan belas tahun, gue milih kabur dari rumah. Gue enggak mau tinggal sama mereka yang enggak sayang sama gue. Hingga gue ketemu sama Aira, Aira baik banget sama gue. Dia anggap
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai cerita masa kecilku
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Beberapa saat ia hanya duduk dengan napas tak menentu, lalu menatap satu per satu orang di hadapannya dengan mata yang merah. “Dulu, sebelum aku menikahimu,” suaranya serak, “aku punya kekasih masa kecil.” Ia menarik napas panjang, memulai kisah yang selama ini terkubur rapi di dadanya. “Kami berasal dari satu desa. Kami tumbuh bersama—memotong rumput di ladang, bermain sampai senja. Ibunya memasak telur untuknya, tapi dia tak tahan sehingga sering menyelinapkan sebagian untukku. Hal kecil seperti itu, bagiku, adalah seluruh duniaku.”
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai cerita masa kecilku
Baca
+Pustaka
ANOTHER TOXIC STORY

ANOTHER TOXIC STORY

“Ayolah aku mau dengar.” “Kenapa enggak dimulaid ari kisah masa kecilmu dulu? Kisahmu sangat menarik, sebagai atlet muda kamu ...,” Eca belum selesai dengan kalimatnya saat Adra sudah menyahut, memotong kalimat istrinya itu. “Masa kecilku penuh drama dan paksaan. Tidak ada yang seru.” Kalimat Adra membuat Eca merasa tidak nyaman. Dia sempat diam sejenak.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai cerita masa kecilku
Baca
+Pustaka
Dinikahi Miliarder Buruk Rupa

Dinikahi Miliarder Buruk Rupa

Dia berjongkok di depan Lyla dan bertanya, "Masih ingat waktu kamu masih kecil?" "Waktu kecil, aku selalu ceroboh kalau berjalan. Aku sering tersandung kakiku sendiri, lalu terluka dan menangis hebat. Kakak Pertama nggak peduli dan hanya menyerahkanku ke pembantu. Tapi, Kak Harry dan Kak Titus selalu menghiburku," ucap Lyla.
10159.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai cerita masa kecilku
Baca
+Pustaka
Ditalak Usai Resepsi

Ditalak Usai Resepsi

Di tepinya mengalir parit kecil yang airnya jernih, bersisian dengan pematang sawah. 'Rumah kenangan masa kecilku. Apakah di tepi sawah itu yang dimaksud oleh adikku, tempat bermainnya dengan sahabat kecilnya Riris? cinta pertamanya ... dan juga terakhirnya. Ah ada-ada saja, cinta kok bisa tumbuh dari kecil. Aku malah nggak tahu apa itu cinta. Aku yang sejak lahir punya penyakit jantung, membuat fisikku lemah, sehingga ibu selalu melarangku bermain di luar rumah. Waktuku hanya dihabiskan untuk membaca buku dan belajar di dalam kamar. Buku menjadi jendelaku untuk melihat dunia luar. Aku jarang sekali bergaul dengan teman-teman, di sekolah pun aku tidak punya teman dekat karena aku pribadi yan
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 598 kali sebagai cerita masa kecilku
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Biarkan aku mengambil napas sejenak dan menata kata untuk memulai sebuah kisah. Aku rindu dengan masa kecilku dahulu, ketika aku masih duduk di bangku TK, ketika aku tidak bisa membuang ingus sendirian. Wkwwk. Mestinya teman-teman semua juga pernah mengalami masa yang demikian. Ngaku saja. Hahaha.
8.99.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai cerita masa kecilku
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Kecilku

Kebahagiaan Kecilku

Dia tampak berat melepaskan semua kenangan yang ada di dalam rumah itu, tersirat beratnya tarikan napas yang dia lakukan ketika menatap rumahnya untuk yang terakhir kalinya. “Ayo yah! Nayara udah nunggu!” ajak istrinya, Rahmi. Dia meletakkan kedua telapak tangannya di atas bahu suaminya yang menegang. “Ayo!” setujunya. *** Nayara dan keluarganya sampai di rumah lama mereka. Rumah di mana Nayara pernah menghabiskan masa kecilnya hingga umur lima tahun. Tampak sekali rumah yang sudah tua namun tak usang karena sehari sebelumnya, ayah Nayara meminta tolong pada kerabatnya untuk mrmbantu membenahi rumah lamanya dengan upah yang sepadan.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai cerita masa kecilku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status