Miss Montok
“Kalau di rumah, panggil 'Om' aja, Ester. Ayo duduk."
“Iya, Om." Aku tersenyum kecil.
“Selamat, ya! Prestasi kalian berdua bagus di Singapura. Om bangga sekali dengan kalian berdua."
“Makasih, Pak. Eh, Om, maksud aku." Pipi aku terasa panas gara-gara salah sebut barusan.
“Ingatkan Om untuk naikkan gaji kamu," sahut Om Susilo sambil tersenyum lebar.
Hot Chapters