Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TEMPE GORENG DI MEJA MEWAH MENANTU (Fobia Miskin)

TEMPE GORENG DI MEJA MEWAH MENANTU (Fobia Miskin)

"Apa? Apa yang kulakukan? Aku melakukan ini demi kamu dan ibumu. Aku memang sering membuatmu sakit hati karena menghina dirimu dan ibu berasal dari kampung. Tapi aku tidak bisa mendengar orang lain menghina keluargaku. Aku nggak peduli dikata pamer, riya, atau apapun itu. Aku nggak peduli. Ini adalah caraku untuk menutup mulut si-si-Marni itu." Aira melipat tangan sejajar dada, pandangannya lurus ke atas. "Hai! Kamu melihat apa?" Aku memperhatikan batang pohon bambu yang melengkung ke bawah. Yang konon, menurut warga sekitar pohon tersebut menjadi tempat bergelantungan mahluk berwujud hitam dan menyeramkan. Persis seperti orang hutan, tapi nggak imut.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 330 Times as cerita rakyat rawa pening
Read
+Library
Rahasia Panas Cinta Terlarang

Rahasia Panas Cinta Terlarang

tanyanya, sedikit merasa penasaran dan tak tahu arah pembicaraan Rafiq. Rafiq tersenyum tipis, matanya memandang lurus ke depan seolah-olah bisa melihat sesuatu di balik kegelapan. “Menurut cerita para santri lama, ada banyak makhluk halus yang sering lewat di sini. Mereka bilang, kalau malam tiba, jalan di depan pondok ini berubah jadi semacam ‘jalan raya’ bagi makhluk halus. Mereka berkeliaran, ada yang cuma lewat, ada juga yang sekadar menumpang lewat menuju tempat lain.”
2.6K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as cerita rakyat rawa pening
Read
+Library
Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Ia sudah menjadi legenda di jalan itu. Rara duduk di kursi panjang sambil menunggu pesanannya disiapkan. “Kesiangan ya, Mbak?” tanya ibu-ibu itu berbasa-basi. “Iya, Bu. Saya begadang tadi malam. Jadinya telat bangun, deh,” sahut Rara enteng. “Sudah lama enggak begadang ya, Mbak? Enggak seperti dulu sewaktu masih bersama Pak Beny,” celetuk ibu-ibu itu ringan.
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 367 Times as cerita rakyat rawa pening
Read
+Library
Cinta di Antara Sawah

Cinta di Antara Sawah

“Perjuangan itu seperti sawah kering, butuh hujan untuk tumbuh.” — Peribahasa Jawa, Sidomulyo. Pagi di Sidomulyo ramai, warga berkumpul di lapangan desa di bawah sinar matahari yang terik. Sari Wulandari berdiri di tengah, batik birunya rapi meski matanya merah karena menangis semalaman. Aku harus selamatin Ardi dan bioskop, pikirnya, tangannya mencengkeram mikrofon tua berkarat. Warga berbisik, beberapa ragu, tapi mata mereka penuh harap.
977 viewsCompletedAdded to Library 32 Times as cerita rakyat rawa pening
Read
+Library
Perempuan Tanah Adat

Perempuan Tanah Adat

Senja sudah berganti menjadi malam, Nina bersama kedua orang tuanya baru saja menyelesaikan makan malam setelah sholat Isya. Seperti biasa, mereka akan berbincang di tengah rumah sembari menunggu pukul sepuluh malam untuk tidur. Dulu ketika Nina kecil, Ayahnya sering menceritakan cerita-cerita rakyat dari daerah Minangkabau seperti cerita Malin Kundang, Lagenda Danau Kembar, Asal Mula Nama Minangkabau, dan masih banyak lagi. Namun, agak sedikit berbeda dengan hari ini, permasalahan yang belum selesai antara Nina dan Amaknya akan menjadi topik percakapan utama.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as cerita rakyat rawa pening
Read
+Library
Sang Penghancur Langit

Sang Penghancur Langit

kata warga kota bicara satu sama lain. Setelah penobatan Arya menjadi raja kerajaan Purawa, tidak ada lagi acara yang penting. Yang ada adalah acara pesta yang begitu meriah. *** Haaaaaaaaaaa. "Apa yang aku pelajari selama ini, Badasa? Hanya hadapi kakek tua seperti diriku pun, kau tidak mampu!" teriak seseorang. "Tidak mungkin!" ucap pemuda yang usianya sudah cukup matang untuk berkeluarga, namanya Badasa.
9.467.1K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as cerita rakyat rawa pening
Show Reviews (13)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
k2pro010
ceritanya bagus, cuma kenapa banyak sekali cerita yang gantung, cerita belum selesai sudah ditinggalkan begitu saja tanpa ada kelanjutannya, malah beralih ke jalan cerita yg lain, jadi mudah ditebak pasti ending nya gantung juga ini
Read All Reviews
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

tanyaku, menyipitkan mata melihat coretan krayon abstrak berwarna merah dan hitam. "Ini monster birokrasi yang Kakak ceritakan minggu lalu! Yang suka makan kertas proposal!" serunya polos. Aku tersedak teh hangat yang baru kuminum. Kak Riyanti, yang sedang menata piring rendang di meja makan, tertawa terbahak-bahak. "Ya ampun, Raihan. Apa yang kau ajarkan pada anak kecil? Dongeng tentang administrasi sekolah?"
104.1K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as cerita rakyat rawa pening
Read
+Library
Penantian Yang Tak Berujung

Penantian Yang Tak Berujung

Michael berusaha meraih tanganku, seolah memegang harapan terakhirnya, “Kali ini biarkan aku yang menunggu, ya? Berapa lama pun kamu kuliah di luar negeri, aku akan menunggumu.” “Asal jangan cerai.” Aku tertawa pelan, memberikan pukulan terakhir, “Michael, kamu tahu bagaimana anak kita meninggal di malam tahun baru itu?” “Adik kesayanganmu, si Jessica menceritakan semuanya padaku. Dia bahkan mengirimkan video kalian berdua untuk kutonton.” “Kamu berharap dia menjadi burung yang terbang bebas di angkasa, tapi nggak seharusnya menganggapku sebagai ikan yang terkurung di dalam akuarium.”
3.3K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as cerita rakyat rawa pening
Read
+Library
Cinta Berawal dari Terpaksa

Cinta Berawal dari Terpaksa

Batin Elga. "Ck!" Ken berdecak kesal. "Jangan terlalu bermimpi terlalu tinggi dan terlalu jauh karena kalau jatuh akan terasa sakit." Ken menanggapi Elga dan berlalu dari hadapannya. Karena Elga nafsu makan Ken hilang seketika, cacing di dalam perutnya kembali tertidur. Paman Li menghembuskan nafasnya dengan kasar. "Apa kau tidak tahu posisimu di sini sebagai apa?" Paman Li dengan wajah yang sudah merah padam.
1014.1K viewsOn holdAdded to Library 296 Times as cerita rakyat rawa pening
Read
+Library
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Kayuwangi duduk di sebelahnya, menyeka keringat dari dahinya yang berbalut ikat kepala khas. "Bisikan-bisikan itu kian santer terdengar, Kayuwangi," ucap Nalaraja dengan nada sedikit khawatir, meski senyum tipis tersungging di bibirnya. "Rakyat mulai mempercayai bahwa para roh penunggu gunung dan sungai yang disalurkan oleh ilmu kebatinan tertinggi adalah para pembangun rahasia candi ini. Beberapa bahkan yakin ada prajurit arwah yang diturunkan Prabu Pikatan dari Gunung Merapi. Apakah kita harus menepis mitos-mitos tersebut, agar mereka tidak lari dari wilayah ini?"
102.2K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as cerita rakyat rawa pening
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status