Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ampun, Jo, Ini Kegedean!

Ampun, Jo, Ini Kegedean!

jawab Teja berbohong karena jelas ia tidak mungkin menceritakan kemampuan instan yang didapatkan dari warisan lilitan kain leluhurnya. "Wah... Pantes aja pijatanmu udah kerasa pro banget. Eh, tapi, Ja, sebenernya aku ada keluhan lain yang belum sempat aku ceritakan sama ayahmu," ungkap Sari beralih serius. Teja seketika menghentikan gerakan tangannya di telapak kaki Sari setelah mendengar hal itu. "Katakan aja, Sar, keluhannya apa? Biar sekalian malam ini aku betulkan sarafnya," balas Teja menunggu penjelasan.
9.790.8K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as cerita te
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

Semua ini gara-gara Pandu, sampai Tessa tidak bisa memikirkan hal apapun. Erina mengangguk dan segera pergi melaksanakan titah Tessa. Ia akan menyuruh asisten rumah tangganya untuk membuatkan teh dan bubur secepat mungkin. “Mi …” Begitu membuka mata dengan perlahan, Cita langsung sesenggukan. Merasakan sakit dan nyeri di semua bagian tubuhnya. “Mami …” “Ini Mama, Cita.” Tessa menaiki tempat tidur, lalu mengusap air mata yang terus saja tumpah tanpa henti. “Ini Mama, Mama Tessa.”
9.839.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as cerita te
Read
+Library
TERPIKAT ISTRI PRESDIR YANG DICAMPAKKAN

TERPIKAT ISTRI PRESDIR YANG DICAMPAKKAN

Kesalnya dalam hati. "Eh, i-tu, gue cuma bercanda yaelah Keren! Lo mah bawa ke hati banget. Gue cuma bercanda tadi." Nyali Teo tiba-tiba menciut saat tahu Keren memiliki bukti kebejatannya selama ini. "Sudah, Lo jangan menangis lagi. Ntar cakep Lo hilang lho?" Goda Teo.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as cerita te
Read
+Library
Bahagia Tanpamu, Mas!

Bahagia Tanpamu, Mas!

Jangan lupa baca ceritaku Aku Mundur, Mas (tamat) Apa Salahnya Menjadi Wanita Simpanan? (tamat)
1033.0K viewsCompletedAdded to Library 956 Times as cerita te
Read
+Library
Sang Pengubah Takdir

Sang Pengubah Takdir

kata Citra melanjutkan sekaligus menghindari topik apapun yang akan membuat ibunya bertanya-tanya hal lain soal Rangga. Citra melirik kakaknya dan dengan isyarat mata, ia mengajak Teja untuk bicara berdua ke belakang. Begitu sang ayah dan ibu sudah diantar ke kamar, Citra segera menarik lengan Teja dan membawanya pergi dari situ. “Kang, kau belum bercerita apa-apa kan?” tanya Citra. “Belum. Mana bisa. Aku sendiri bertengkar dengan mereka!” kata Teja.
1080.4K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as cerita te
Read
+Library
Bukan Cerita Cinta Biasa

Bukan Cerita Cinta Biasa

Kata-kata Santi menohok Mami. Wanita yang punya rencana jahat itu pun terdiam, ini tak bisa dibiarkan! Batinnya. "Kau mau berapa duit?! Apa ini tipu muslihatmu? Karena sebagai pengasuh Tegar, kau juga mau mencicipi uang warisan yang berlimpah itu, kan?" sindir Mami tajam pada Santi. Santi tersenyum, "aku lebih baik pergi dari sini tanpa membawa sepeser uang pun dari anda, asal Tegar tetap bersamaku!"
106.5K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as cerita te
Read
+Library
Setelah Tiga Tahun Pernikahan

Setelah Tiga Tahun Pernikahan

SELESAI 'Tak ada gading yang tak retak, tak ada manusia tanpa cela' begitulah kiranya yang tergambar dalam cerita ini, dan cerita ini hanya fiktip belaka mohon maaf bila ada kesamaan nama tokoh ataupun tempat. Bukan unsur kesengajaan. Mohon maaf juga bila terdapat banyak kesalahan baik dalam pesan, kesan ataupun dalam kepenulisan itu murni dari saya sebagai manusia biasa. Kepada Allah mohon Ampun.
1082.2K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as cerita te
Read
+Library
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Arya: “Kamu kenapa, Sayang? Ceritalah, aku nggak akan marah.” Sekar menarik napas panjang, lalu mulai bercerita tentang siarannya pagi tadi, tentang telepon dari seorang pendengar yang merasa ditolak mertua karena anaknya lahir tidak sempurna. Suaranya bergetar saat menceritakan detailnya, dan air matanya menetes tanpa ia sadari. Sekar:
101.6K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as cerita te
Read
+Library
Cerita di Kereta Bawah Tanah

Cerita di Kereta Bawah Tanah

Tubuh Yola pun menegang, lalu dengan panik menoleh ke arahku dan bertanya, “Kamu… Sejak kapan kamu tahu?” “Aku tahu sejak kapan itu bukan urusanmu. Orang bilang, ‘sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga.’ Kalau kamu memang begitu mencintai Erina, ya sudah, aku restui kalian bersama.”
10.6K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as cerita te
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status