Pelukan Hangat Tuan Presiden
"Di posisiku saat ini, rasanya tidak ada satu pun orang luar yang bisa benar-benar dianggap sebagai seorang teman sejati. Jadi, aku sangat berharap kamu bisa selalu berada di sampingku, apa pun yang akan terjadi nanti."
Mendengar penuturan jujur Rendra, hati Sera berdenyut halus. Ia membalas genggaman tangan Rendra tidak kalah erat, melempar seulas senyuman manis yang menguatkan. "Tenang saja, Mas. Aku berjanji akan selalu berada di samping Mas Rendra."