Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cintaku Bagai Layangan Putus

Cintaku Bagai Layangan Putus

Di cermin, aku kembali menjadi pengantin yang sempurna, begitu memesona dan penuh kemenangan. “Kamu terlihat seperti malaikat,” ujar Melisa, meski matanya tetap sedingin batu. “Ingat untuk tersenyum. Semua kamera tertuju pada kamu hari ini.” Di luar, gereja ramai oleh bisik-bisik para tamu. Lampu kamera terus berkedip, para wartawan berdesis membicarakan pengantin Keluarga Winata yang sempurna. Aku mengangkat dagu, berseri-seri penuh kebanggaan dan pesona.
13.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 316 Beses bilang cermin tembus pandang
Read
+Library
Purnama

Purnama

Purnama duduk di ranjangnya. "Aku salah apa?" "Kamu dateng telat udah gitu liat tampilan kamu di cermin! Ini pengajian, Mas, bukan konser musik." Bintang melihat bayangan dirinya sejenak di dalam kaca. Ia memakai kaos oblong hitam dengan celana jeans yang robek di bagian lutut. "Ck ... aku abis jalan sama temen, wajar pake baju begini."
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 104 Beses bilang cermin tembus pandang
Read
+Library
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Prangg. Cermin itu pecah berkeping-keping karena akhirnya arya membanting kursi di kamarnya dan mengarahkannya langsung pada kaca tersebut. Awalnya Arya pikir emosinya akan berakhir, ia pikir suara itu akan berhenti mengganggunya karna cermin itu tak lagi mampu memantulkan bayangan wajahnya. Tapi nyatanya, Arya keliru. Ia salah besar! Sekarang Arya malah melihat lebih banyak lagi pantulan wajahnya dari pecahan-pecahan kaca tersebut, membuat Tantrumnya semakin menjadi.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 99 Beses bilang cermin tembus pandang
Read
+Library
REFLECTION

REFLECTION

“Nona, cermin ini bukanlah barang sembarangan.” “Tapi, apa ada yang mau membeli dengan harga seperti itu? Tadi kamu bilang benda ini tidak dijual.” Claire menatap Seledri sebentar lalu berkata dalam bahasa Inggris agar tidak dimengerti dua pegawai itu. “Kembalikan saja itu, cermin itu terlalu mahal.” “Aku akan membayarnya,” Seledri lalu membuka barcode di aplikasi we Chat untuk pembayaran.
103.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 86 Beses bilang cermin tembus pandang
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Selama setengah jam pertama satu dengan lainnya di antara mereka saling mengobrol. “Sunscreen yang bagusan sih merek Anessa,” ucap Rianti kepada Emmy. Mereka duduk di barisan tengah yang saling bersebelahan. “Itu bukannya merek Jepang itu ya? Yah.. Mehong dong?” ucap Emmy kepada Rianti. “Jadi waktu itu gua kepeleset tuh. Apa karena jari-jari gua ini bulat-bulat apa gimana gitu, rasanya permukaan tebingnya jadi licin semua,”
109.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 189 Beses bilang cermin tembus pandang
Read
+Library
Kelahiran Kembali

Kelahiran Kembali

000 poin (Membalikan serangan, bisa digunakan sampai kaca hancur) -Pemberhenti waktu, 3.000 poin (Digunakan 2 kali, batas penjeda 30 detik) Begitu banyak pilihan, poin tidaklah cukup membeli banyak, ‘Sial, mahal-mahal, aku pilih Cermin pembalik, cepat keluarkan!’ berteriak. Diburu waktu, sececah barisan layar menghilang dari pandangan. Sepersekian detik serangan Lu nian depan pupil. Secara bersamaan, sebuah kaca berada di genggaman. Bentuknya kotak, sekecil kotak korek api kayu.
9.7112.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.7K Beses bilang cermin tembus pandang
Ipakita ang mga Review (69)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Er_zhi.zhii
Izin promosi kak Yang suka dengan cerita reinkarnasi bisa mampir dicerita aku 'Menentang Dunia' Seorang reinkarnasi terakhir Dewi Es Yiren yang berjuang merebut kembali hak miliknya di Alam Dewa, dan menghukum Si pengkhianat yang menyebabkan peperangan antara Dewa dan Iblis.
Basahin ang Lahat ng Review
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

Setelah itu Dia mengambil sehelai handuk untuk dikenakannya. Ketika hendak mencari pakaian yang cocok untuk dikenakannya, Suci Roswita tersadar, “Air di kamar mandi, kok hidup,” gerutunya, “Perasaan, kemarin airnya telah aku matikan,” sambungnya sebelum membalikkan badannya. “He! Ada pakaian laki-laki!” pinta Suci Roswita kaget, sebelum perlahan-lahan dia mengangkat kepala untuk melihat ke arah kamar mandi yang setengah bagiannya terbuat dari kaca polos.
635 viewsOngoingIdinagdag sa Library 15 Beses bilang cermin tembus pandang
Read
+Library
Kilau Cincin yang Memudar

Kilau Cincin yang Memudar

Nathan adalah kepala Departemen Bedah Jantung termuda di Kota Pelabuhan. Semua orang bilang, tangannya paling mantap, dan hatinya juga paling dingin. Namun aku tahu, bukan berarti dia tidak pernah luluh hati. Hanya saja, kelembutannya tak pernah diberikan untukku. Sehari setelah pertunangan kami, ayahku mendadak terkena stroke dan dilarikan ke ruang gawat darurat. Perawat memintaku mencari keluarga pasien karena persetujuan tindakan harus ditandatangani. Orang pertama yang kuhubungi adalah Nathan. Telepon berdering lama sekali sebelum akhirnya diangkat. Dari seberang terdengar tangis lirih seorang wanita. Itu mantan kekasihnya, Widya. Nathan merendahkan suaranya. "Dya sedang mengalami serang
1.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 38 Beses bilang cermin tembus pandang
Read
+Library
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

“Siap paduka, kami tidak akan membongkar identitas kita apapun yang terjadi” “Bawalah mutiara ini untuk mempermudah tugas kalian. Mutiara ini akan menghitam jika kalian akan menghadapi bahaya, segera menghindarlah jika mutiara mulai menghitam dan mutiara akan kembali berwarna putih setelah kalian aman”
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 130 Beses bilang cermin tembus pandang
Read
+Library
Cermin Retak Masa Lalu

Cermin Retak Masa Lalu

"Baiklah, aku berkhianat. Mulai sekarang, aku adalah penggemar rubah kecil ini!" Suara bisikan semakin ramai, hingga akhirnya fotografer yang tadinya datang untuk memotret Susan pun mulai mengerahkanku. Orang-orang di sekitarku semakin banyak hingga petugas keamanan terpaksa turun tangan mengendalikan kerumunan. Di tengah lautan orang, aku melihat Jesica yang dengan kikuk mencoba berjalan ke depan sambil mengangkat papan bertuliskan, "Selamat Selesai Syuting Susan Kumala."
12.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 425 Beses bilang cermin tembus pandang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status