Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Permukaan cermin itu memantulkan cahaya redup dengan pola-pola rumit yang berputar-putar, seperti mengandung alam semesta di dalamnya. Tidak ada retakan, tidak ada pecahan. Utuh sempurna. "Bagaimana mungkin?" bisik Rong Tian sambil menatap cermin itu dengan mata terbelalak. Tangannya gemetar memegang artefak itu. Ia mundur selangkah, punggungnya menyentuh dinding. Pikirannya berputar cepat, mencoba memahami anomali ini.
9.720.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 836 kali sebagai cermin tembus pandang
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Jimmy Chuu
Meskipun membaca buku ini bisa menjadi buku mandiri, namun Lore dari kisah : Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang adalah : 1. Warisan Artefak Kuno 2. Pewaris Kultivasi Iblis - Raja Kelelawar Hitam 3. Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang
Baca Semua Ulasan
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

Kukuh menarik napas. "Di depan gerbang, ada dua pohon kamboja. Satu bunga merah, satu bunga kuning. Dan di antara keduanya, ada cermin." Kukuh menelan ludah. "Cermin seukuran manusia. Tapi tidak memantulkan bayangan." "Cermin yang tidak memantulkan," ulang Dokter Adhi pelan, mencatat sesuatu di buku kecilnya. "Tapi kemudian bayangan saya muncul." Kukuh menatap kedua dokter di hadapannya. "Bayangan itu berbicara. Bertanya apa yang saya cari. Apa yang saya inginkan."
1016.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 665 kali sebagai cermin tembus pandang
Baca
+Pustaka
Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Cermin perunggu bundar memantulkan wajahnya yang halus sekaligus tenang. Dia mengulurkan tangan—mengangkat kuas tipis, menyapukan warna lembut di kelopak matanya; tidak terlalu tebal, tidak terlalu tipis. Hanya cukup untuk membuat tatapannya tampak lebih dalam ketika menatap seseorang yang dia tunggu.
1037.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai cermin tembus pandang
Baca
+Pustaka
Rembulan yang Terluka

Rembulan yang Terluka

Bahkan aku yang jarang tersenyum, tanpa terasa bibir ini terangkat dengan sendirinya. "Couple atau yang biasa Mas?" tanyanya lagi. *Couple* mungkin itu akan terlihat bagus. Pikirku "Bisa lihat yang couple?" Pasti itu akan lebih berkesan. Aku mengambil kalung dengan liontin bulan sabit yang didalamnya terdapat bintang. Sekilas, kalung itu hanya satu kesatuan, namun jika dipisah, ada bulan dan bintang.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai cermin tembus pandang
Baca
+Pustaka
Bayangan Kelam

Bayangan Kelam

Mungkin ia hanya terlalu paranoid. Setelah sampai di apartemennya, Anisa mengunci pintu dan menyalakan lampu. Ia berdiri di depan cermin, menatap bayangannya sendiri. Matanya terlihat lelah, tapi ada sesuatu di dalamnya yang belum benar-benar padam.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai cermin tembus pandang
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Wira menunjuk ke lensa dan menjelaskan, "Dengan mengarahkan mata menghadap ke sini, kamu bisa melihat bintang dan bulan di langit malam dengan jelas." Giok air bisa digunakan untuk membuat kaca transparan. Wira pun dapat membuat banyak lensa cembung dan lensa cekung dari bahan ini. Namun, dia butuh waktu lebih dari setengah bulan untuk menciptakan teleskop astronomi dengan skala gambar yang diperbesar 70%. Agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat zaman ini, Wira mengganti namanya menjadi Cermin Pengamat Langit. "Ajaib sekali!" Dian bertanya dengan takjub, "Apa alat ini sama seperti teropong, nggak bisa digunakan untuk melihat matahari?"
96.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203.0K kali sebagai cermin tembus pandang
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Ia menahan napas, mencoba berbicara tetapi suaranya tak kunjung keluar. Bayangan itu tetap diam, hanya berdiri memandang dengan tatapan yang tajam dan menusuk. Ketika Gracya mencoba melihat lebih jelas, wajah bayangan itu perlahan terlihat, separuhnya dihiasi make-up cerah, sementara separuh lainnya hancur, rusak, dan menakutkan.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai cermin tembus pandang
Baca
+Pustaka
Cintaku Padam Bersama Kobaran Api

Cintaku Padam Bersama Kobaran Api

Semua pesan yang dikirim Avril kuteruskan ke tim paparazi paling berbahaya di dunia hiburan, lalu aku mencabut kartu SIM, mematahkannya jadi dua, dan membuangnya ke semak-semak. Begitu jariku menekan tombol pemantik, aku pun berjalan seorang diri menuju cakrawala. Di depanku hanyalah kegelapan, tapi tidak masalah. Aku yakin ... aku pasti akan menemui fajar.
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai cermin tembus pandang
Baca
+Pustaka
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Ia naik pelan-pelan, menahan nafas. Dan saat sampai di lantai dua— Cermin besar berdiri di ujung lorong. Tapi kali ini bukan cermin biasa. Permukaannya hitam legam. Tidak memantulkan apa pun. Tapi Rino tahu… itu bukan hanya sekadar cermin. Itu jendela. Ia mendekat, perlahan. Dan di permukaan hitam itu—bayangan Arga muncul.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai cermin tembus pandang
Baca
+Pustaka
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Tama kemudian mencium lembut dahi Winda dan menuntunnya untuk duduk. Namun, Winda bisa merasakan kegelisahan dalam diri Tama. Selama beberapa item dilelang, tatapan Tama tampak kosong. Kakinya tak berhenti gemetar gugup di bawah meja. Saat permata "Hati Gemilang" akhirnya dipamerkan, Tama langsung menyatakan penawaran tertinggi tak terbatas, lalu berpamitan pada Winda. "Winda, aku mau ke toilet sebentar. Kalau ada yang kamu suka, langsung tawar saja."
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 870 kali sebagai cermin tembus pandang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status