SEPERTI MENDUNG
Alpian Ansor Abdul Rahmancerita istri kesepiankisah sedih seorang istri mencintai pria lainbukan istri yang diinginkancerita selingkuh istri kesepian
Sungguh, membuat dirinya dirundung tidak tenang.
Apakah seperti ini yang dinamakan cinta? Pikiran lelaki itu bertanya-tanya. Dia berdiam di depan cermin. Lagi dan lagi membetulkan rambut yang tadi diacak-acak. Tiba-tiba saja dia tersenyum, guratan di bibirnya semakin terlihat saja. Namun, dengan embusan napas secara perlahan-lahan dia mencoba untuk menetralisir keadaan. Sebelum pergi ke rumahnya Nur, dia pun melepaskan otot dulu dengan saling berdialog dengan bayangannya di depan cermin. Sampai, dia merasa begitu yakin dan langsung menuju rumahnya Nur dengan mengendarai kendaraan roda empat bermesin diesel.
Hot Chapters