Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

“Berhenti mengatakan hal yang tak penting. Terlalu berlebihankah jika aku ingin persahabatan kita yang dulu kembali? Aku bisa memaafkanmu sebagai sahabat, Carl.” “Sahabat, ya? Apa kau pikir selama tinggal denganmu perasaanku padamu itu sebagai sahabat?” “Sahabat yang saling membutuhkan satu sama lain, Carl. Aku butuh teman bicara dan penjaga, kau bisa menyediakan keduanya.” “Lalu, menurutmu apa yang kurasakan selama malam-malam kita tidur bersama?” “Jangan tanya padaku.”
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai cerpen 5 lembar tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Amorem Te Odium

Amorem Te Odium

tanya Jordi. “Membuat cerpen, tapi biarkan paling di hukum,” ujar Valencia lirih. Merasa kasihan dengan sahabatnya itu, Jordi menariknya. “Ayo kita buat, bergantian menulisnya agar cepat selesai,” ajak Jordi. Betapa senangnya Valencia memiliki sahabat seperti Jordi seperti malaikat pelindung baginya. Masih ada waktu dua puluh menit sebelum bel berbunyi, mereka segera menyelesaikan tugas yang di berikan Farhan.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai cerpen 5 lembar tentang sahabat
Baca
+Pustaka
CATATAN UNTUK SENJA

CATATAN UNTUK SENJA

bisik Senja membuat bola mata Aura berkaca-kaca. Langit melepaskan pelukan di antara Senja dan Aura, lalu ia meringkuh bahu Senja dan Aura untuk dibawa ke dalam dekapannya. "Kita ini sahabat, jadi jangan ada kata maaf dan terima kasih. Karena sejatinya, seorang sahabat nggak akan mengharapkan imbalan apa pun, atas apa yang udah dilakukan sahabatnya. Dan, kita bertiga akan terus menjadi sahabat. Meski keadaan atau bahkan takdir sekali pun, yang akan memisahkan kita." "Iya, Langit. Senja janji akan selalu menjadi sahabat yang terbaik, untuk Langit dan Aura."
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai cerpen 5 lembar tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Aku Kamu dan Takdir

Aku Kamu dan Takdir

Seharusnya sebagai sahabat tidak ada yang harus disembunyikan dari yang satunya, mereka bisa saling membantu, memotivasi, saling memberi solusi dalam setiap permasalahan yang salah satu dalam masalah atau setidaknya jadi tempat cerita. Maaf Mi..!! Maaf Mi..!! "Kamu serius sudah berpikir begitu?" tanya kembali Miya sedikit meyakinkan dirinya. Lisa hanya menganggukkan kepala, dia juga tidak berani menatap sahabat yang dihadapannya itu.
9.86.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai cerpen 5 lembar tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Angkasa

Angkasa

Untuk menyakiti Bintang saja susah kalau temannya yang penggila cewek cantik itu langsung terbawa aura ketidaktegaan. "Kalau lo semua terpesona sama Bintang, jangan harap masuk bagian geng ini lagi." Farhan menunjuk Vito, Elang dan Rimba. Ketiganya langsung berubah serius, mana ada yang mau jika tak dianggap Farhan sebagai teman apalagu geng-nya? Keuntungannya mulai dari prestasi yang aman, uang saku semakin menambah dan tak kehabisan karena hasil dari malak beberapa adik kelas yang melewati didepan warung ini.
85.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai cerpen 5 lembar tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Mengandung Benih Sahabat Kakakku

Mengandung Benih Sahabat Kakakku

"Aku pikir April itu kekasihmu, tapi aku sering melihatnya di klab malam bersama Frank." "April hanya teman. Kami dekat karena kami sudah berteman sejak di Indonesia." "Saat kau pulang nanti, aku ingin ikut. Aku ingin bertemu dengan kekasihmu." Evan kembali tersenyum melihat antusiasme Mark. Mark adalah sahabat terbaiknya di rantau. Kurang lebih seperti Kendra, tetapi karena baru mengenal beberapa bulan jadi belum sedekat Kendra.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai cerpen 5 lembar tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Cinta Karena Ciuman

Cinta Karena Ciuman

"Ingat sore di pinggir jalan dekat bengkel dulu? Kita kehujanan dan cuma punya uang pas-pasan buat beli satu porsi martabak ini. Kamu bilang, persahabatan kita itu kayak martabak; banyak rasa, banyak warna, tapi tetep manis meski harus dibagi dua. Sal, aku cuma kangen sahabatku. Makanlah, jangan biarkan perutmu kosong karena keras kepalamu. -V." Sally mematung. Kata-kata itu seperti kunci yang membuka paksa kotak pandora di kepalanya. Pikirannya melesat ke masa lima tahun lalu, saat mereka belum mengenal kata "cemburu" atau "tunangan". Saat itu, Vino hanyalah sahabat yang selalu ada di sampingnya, orang yang membersihkan noda cokelat di sudut bibirnya tanpa rasa canggung.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai cerpen 5 lembar tentang sahabat
Baca
+Pustaka
ATM BERJALAN KELUARGA SUAMIKU

ATM BERJALAN KELUARGA SUAMIKU

Ia pun mengambil duduk di depan sahabatnya. “Sejauh ini biasa saja,” sahut Tata sembari mengaduk pelan smoothies pesanannya. “Syukurlah enggak ada yang ajaib lagi di hidup kamu.” Ucapan Jenni bukan tanpa sebab. Mengenalnya selama hampir lima belas tahun, banyak istilah yang dikeluarkan sang sahabat untuk dirinya. Terutama untuk keluarga ‘ajaib’ yang Bhumi miliki. Nilam sang Tikus Pengerat, mertuanya si Penyihir Gadungan, serta ... Bhumi si Pria Bertali Kekang.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai cerpen 5 lembar tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Berondong

Menikah dengan Berondong

Betapa beruntungnya ia memiliki sahabat luar biasa baik seperti Aira. Alhamdulillah sudah up lagi Abidzar-Yasmine nya, maaf ya up-nya suka ngaret. Author up di sini ga tentu ya, tapi diusahakan insyaallah cerita ini akan tamat di sini. Doakan semoga lancar-lancar terus ya, dan terima kasih karena kalian udah antusias mengikuti kisah ini bahkan sampai di bab ini💞
1012.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai cerpen 5 lembar tentang sahabat
Baca
+Pustaka
SUAMI YANG DIREBUT SAHABATKU

SUAMI YANG DIREBUT SAHABATKU

Dari persahabatan antara Sashmita juga Mamanya, Naina bisa melihat arti sahabat yang sesungguhnya, tidak seperti persahabatannya dengan Lisa, yang main tusuk dari belakang. Terlihat sekali kalau Sashmita sangat terpukul mendengar kematian Mamanya, sehingga sekarang takut kehilangan dirinya juga. "Pertemuan kita ini adalah tanda amanah Cyntia untukku, karena dia sudah tidak bisa lagi menjagamu, sehingga sekarang waktunya aku untuk menjagamu, menurutlah Naina, jangan lakukan hal yang justru akan membahayakan dirimu lagi! Tante sangat takut"
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 697 kali sebagai cerpen 5 lembar tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status