Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mon Amour

Mon Amour

Jika ia belum puas akan jawaban, maka ia tidak akan berhenti bertanya. “Mon amour adalah panggilan cinta dalam bahasa Perancis. Mon amour, berarti cintaku. Panggilanku untuknya agar dia mengerti betapa dia telah menjadi separuh hatiku.” Begitulah kata rekan kerjanya saat itu. Avan selalu teringat-ingat akan kata itu, dan berjanji jika ia memiliki orang yang istimewa di hatinya, akan ia panggil dengan sebutan itu. lalu, pilihannya jatuh pada Farrin. Hanya pada Farrin, karena wanita yang mendekatinya sebelum ini tidak pernah mampu membuat ia menjadi sebegini cinta.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai veni vidi amavi
Baca
+Pustaka
The Magic of Love

The Magic of Love

Apakah aku akan jadi Pelakor? TIDAK! Bagaimana pun juga aku harus melepaskan kutukan kalung ini. Terlalu banyak berpikir sehingga aku tak menyadari mereka telah menentukan tempat untuk duduk. Dan meletakkan beberapa buku di atas meja. Aku pun asal mengambil buku yang ada di rak. Lalu melangkah menghampiri mereka. “Irene, buku apa yang kamu ambil?” tanya Viona sambil tersenyum ke arahku. Secara otomatis aku membaca judul buku yang ku ambil tadi.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai veni vidi amavi
Baca
+Pustaka
AMORIST

AMORIST

Sifat keibuannya menyeruak, ia merasakan kedamaian saat melihat laki-laki bersama dengan anak kecil. Revan kemudian berjalan menuju mobil, namun langkahnya terhenti ketika melihat perempuan di hadapannya yang tidak berhenti menatapnya. Dengan satu alis yang terangkat, membuat Xaviera sadar dari lamunannya. “Kau ingin mengatakan sesuatu?” Tatapan mata itu membuat kaki Xavera lemas. Padahal hanya ditatap saja, membuat kupu-kupu berterbangan di perutnya. Xaviera menggeleng kemudian tersenyum.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai veni vidi amavi
Baca
+Pustaka
The Sad Angel Geana

The Sad Angel Geana

“Melupakan masa lalu dan mulai dari nol.” Dia tersenyum mengulurkan tangannya. “Namaku Amor, dewa kematian, senang bertemu denganmu,” ucapnya ingin menjabat tanganku. Aku terdiam tidak berkutik, dia sungguh licik, membawaku ke sini, membiarkan tidak dapat kabur begitu saja. Aku pun menatapnya dengan lekat. Terkadang dia memang iseng seperti ini. “Amor, kamu dengar ya, aku hanya mengatakannya sekali. Aku Geana akan kembali ke sisimu jika laut hitam ini menjadi biru.”
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai veni vidi amavi
Baca
+Pustaka
My Villain Gentleman

My Villain Gentleman

Mata mereka perlahan redup dan bergantikan kegelapan di tengah penyatuan bibir mereka. “Ti amo, Cara Amore mia. (Aku mencintaimu, Sayang Cintaku.)” “Anch'io ti amo (Aku juga mencintaimu).” Keduanya tersenyum lebar di antara bibir mereka yang semakin dalam menyesap lembut. Liora mengalungkan tangannya di leher, tak ingin kehilangan Gavriel dalam hidupnya lagi, begitu pula dengan Gavriel yang serta merta menarik pinggang Liora kian erat ke perutnya yang keras.
9.9128.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai veni vidi amavi
Tampilkan Ulasan (91)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
Thank you verry much for the awesome and incredible story for My Villain Gentleman Kak Author Melly.... Manisnya, sadisnya, sedihnya, kejamnya, dendamnya dan gentlemannya dapet semuanya di dukung dgn visual yg ruarrr biasaaaaaa keren WOOWWWW....bagus banget...RECOMENDED BANGET buku ini GoodFelas !!!
Ami tsamarat
lanxer tengil usil jahil kocak somplak...gavlio seperti gak gtu dah hahhahaha...lanxer beneran anak nya gavlio gak nih... teman main nya harimau putih astaga... gemesin si lanxer..pria balita...duh anak kami gav ...tukang ngeles ada aja jawaban nya.. nih si pie jatuh cinta sma uncle pierro nya nih
Baca Semua Ulasan
Antara Ambisi dan Cinta

Antara Ambisi dan Cinta

*** Di sela rapat dengan tim teknik, Cantika dan Ezra curi-curi saling mengirim catatan kecil lewat sticky note. Ezra: “Kita honeymoon ke mana? Kalau ke Santorini, aku belajar bahasa Yunani mulai sekarang.” Cantika: “Kamu belajar aja dulu bahasa tubuhku pas aku stres.” Ezra: “Udah hafal. Kalau kamu marah, tangan kamu nyilang dan mata kayak laser.” Cantika: “Kalau kamu ngambek, kamu ngelawak garing.”
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai veni vidi amavi
Baca
+Pustaka
Cinta Abadi

Cinta Abadi

Apakah ia masih berani untuk merasakan jatuh cinta lagi? Selalu ku coba tuk mencabut luka Tapi hatiku bukan besi dan baja Tak semudah kata Luka itu biasa Tiada hati tercipta untuk terluka - Patah Hati by Dini Lida Shilla memutar mp3 player dari smartphonenya memutar acak playlist yang ada. Lagu pertama yang diputar sangat mewakili perasaan dirinya saat ini. Ia memilih rebahan seraya memejamkan mata semoga saja setelah ini hatinya bisa merasakan sedikit lega.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai veni vidi amavi
Baca
+Pustaka
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Astagfirullah Aminn --- From: Bapak Abian YTH. Terima kasih, atas pujiannya. Bakal saya ingat terus. Kanza mengernyit ketika salah satu pesan masuk tiba-tiba. Isinya juga membuat ia bingung, ditambah seseorang yang mengirim pesan tidak jelas. Kanza menoleh ke arah jam dinding, baru jam tiga sore. Abian tidak salah kirim atau melantur, 'kah?
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai veni vidi amavi
Baca
+Pustaka
Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tuan Dingin & Nyonya Luka

“Di dalamnya, ada seorang wanita menggendong bayi. Dan di bawahnya, tulisan latin” Bayu mengangkat kepalanya, terkejut. “Kamu bisa melihatnya?” “Ada tulisan ‘Amavi te et amabo te’, artinya‘Aku pernah mencintaimu, dan akan terus mencintaimu.’” Bayu menelan ludah. Kata-kata itu bukan sekadar ukiran tinta. Itu warisan ibunya. Dan kini hanya Jifanya, dari semua orang yang bisa melihat maknanya.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai veni vidi amavi
Baca
+Pustaka
Amorem Te Odium

Amorem Te Odium

ujar Jordi. “Hahaha ... jangan sedih gitu. Aku sekarang dalam perjalanan, Kamu siapkan coklat kalau tidak ...,” ancam Valencia yang menghentikan ucapannya. “Kalau tidak apa? Yang benar dong, masa mengancam begitu,” tanya Jordi. “Kalau tidak kamu pulang saja, aku enggak mau kalau kamu tidak bawa coklat,” jelas Valencia. “Aman tuan Putri Valencia, sudah aku bawakan coklat kesukaanmu,” balas Jordi.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai veni vidi amavi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status