Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Kakek edan itu sudah tua bangka tidak tahu diri. Masa doyan makanan dengan toping organ intim bintang film muda Korea? Ketagihan juga melihat sangkar burung Gagak Betina. Kakek gendeng itu juga sering mengintip mandi Ratu Bunian di Sungai Suci sampai berkelahi dengan Setan Jagat." Pletok! "Nah, guruku sudah datang," senyum Cakra kecut. "Ia menjitak kepalaku." "Kau ngomong seenak udelmu, sama saja menyindir mereka!" sergah suara tanpa wujud. "Makanya mereka melotot!" "Oh, jadi kalian trio mata keranjang?" "Kau bicara dengan siapa, Tuan Pendekar?" tanya Ranggaslawe heran.
9.946.9K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as cerpen guruku
Show Reviews (21)
Read
+Library
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Read All Reviews
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Gurick segera melompat dengan cepat dari bukit kecil tersebut, langkah kakinya yang ringan menjadikan dia terlihat seperti tidak sedang menapak tanah. Di tangan kanannya tergenggam sebilah Pentungan sepanjang satu meter berbentuk gada dengan ujung bulat, dipenuhi dengan duri yang runcing. Gada berduri terbuat dari batu Pualam Stalaktit tersebut merupakan senjata andalan dari Jenderal Gurick, salah satu Jenderal Goblin terkuat.
9.272.0K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as cerpen guruku
Read
+Library
Rahasia Gubuk Belakang Rumah Mertua

Rahasia Gubuk Belakang Rumah Mertua

POV Ibu *** ‘Fira, kenapa malah kamu mencari masalah sih? Padahal aku sudah menenangkannya dengan susah payah. Ck! Anak itu memang ya, sudah kularang tetap saja nekat masuk ke dalam gubuk,’ batinku seraya masuk ke gubuk.
1032.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as cerpen guruku
Read
+Library
Poor Fatma

Poor Fatma

Setiap langkahnya tersusun dengan rapi, pun didukung dengan fasilitas yang memadai. “Sekarang giliranmu, ayo ceritakan tentangmu, yang indah-indah saja!” guraunya sambil mencomot kue berwarna cokelat kehitaman yang rasanya manis, pahit, dan legit. Tadi dia bilang namanya bronis. Ya itu, kalau aku tak salah menirukan lafalnya. Ha-ha. "Cerita apa, Mbak? Tidak ada yang menarik dalam perjalanan hidupku.”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as cerpen guruku
Read
+Library
Terjerat Cinta Siluman Pemakan Manusia

Terjerat Cinta Siluman Pemakan Manusia

Tapi gua ini berbeda, kesunyiannya jelas tidak sama dengan gua gua pada umumnya. “KRUYUUUK...” Sesaat setelah memasuki gua, rinjani mendengar suara seperti perut yang sedang keroncongan. “Kamu lapar?” Rinjani yang tak merasa dirinya lapar langsung bertanya kepada sarah. Siapa lagi yang mau ditanyakan kalau bukan wanita disebelahnya. “Apa maksudmu? Kita saja belum lama makan di puncak.”
101.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as cerpen guruku
Read
+Library
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Cacing Gurun adalah legenda mengerikan yang hanya menjadi mitos bagi beberapa kalangan, karena hingga hari ini mereka tidak pernah melihat penampakan dari cacing gurun tersebut. Di dalam cerita, Cacing Gurun dikabarkan memiliki mulut yang besarnya hampir seperti gedung bertingkat. Dia akan menelan benda apapun yang bergerak di atas pasir dimana dirinya berdiam diri. Tidak peduli jika itu adalah batu yang menggelinding, Cacing Gurun akan menghisapnya, dan dapat dipastikan semua yang masuk ke dalam mulut besarnya akan berakhir dengan kematian.
9.33.2M viewsCompletedAdded to Library 63.4K Times as cerpen guruku
Show Reviews (1034)
Read
+Library
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Read All Reviews
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Tidak ada luka di tubuhnya, tapi di telapak tangannya tergenggam potongan kain merah berbau melati. Setelah itu, kampung jadi geger. Tak ada yang berani lewat depan warung itu lagi. Bahkan anak-anak yang biasanya bermain petak umpet di sekitar sana kini menjauh sejauh mungkin. Namun, satu orang memberanikan diri datang ke lokasi itu—seorang perempuan tua bernama Nyai Surti, mantan dukun yang dulu dikenal sebagai penolong warga ketika diganggu makhluk halus. Ia datang membawa dupa, botol kecil berisi minyak kelapa, dan kitab tua berwarna hitam.
6669 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as cerpen guruku
Read
+Library
Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Filter penuh Dimata Lekir selalu aktif untuk Sekar, semua tingkah laku gurunya selalu terlihat normal bagaimanapun Lekir memandangnya. ⬇️⬇️⬇️ Paman kumis: Kenapa ceritaku berhenti ditengah jalan. (Garuk-garuk kepala) Sekar: Cup Cup Cup...paman, jangan sedih ya. Paman bakal muncul lagi kok di bab berikutnya.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as cerpen guruku
Read
+Library
Kultivator Tanpa Tanding

Kultivator Tanpa Tanding

"Jangan bersedih. Bersama Guru, kamu akan memiliki rumah! Aooo! Guru adalah yang terbaik, terbaik, terbaik-seratus kali lipat-orang terbaik di seluruh dunia!" Senyum Sushang sangat menular, pipinya yang montok dan seperti apel sangat menyenangkan sehingga mereka memohon untuk dicubit. An Ping menggigit bibirnya, lubang hidungnya mengembang saat dia menahan "hmm hmm," sambil berusaha menahan air mata. Dia sangat terharu. "Oke, itu sudah cukup! "Kami telah mengamankan Tulang Abadi Sepuluh Ribu Tahun. Sekarang, mari kita kembali ke Sekte Gunung Bangau untuk pemurnian pil!"
4.3K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as cerpen guruku
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status