Qolbu Quddus
ujar sang wanita yang mengaku ibunya Fikri dengan wajah memelas.
Suasana semakin dramatis saat, seorang pria yang mengaku ayahnya Fikri, terbatuk-batuk, dan mulutnya mengeluarkan darah.
“Tolong kami pak, Fikri adalah masa depan kami, ayahnya sangat ingin dia menjadi seorang pengusaha terkenal sepertinya.... Suami saya ini memiliki serangan jantung akut, jadi tolong kami pak.... nyawa suami saya sudah tidak akan lama lagi.... izinkan kami pak, untuk melihat anak kami menjadi seperti yang kami inginkan....” wanita yang mengaku ibu Fikri, terus saja menangis.
Hot Chapters