Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
U

U

Yura mengambil mangkuk kecil berisi air yang ditambah irisan jeruk nipis di dalamnya. Kemudian Yura memasukkan jari-jari tangannya di dalam mangkuk kecil tersebut. "Hem, siapa namanya Ra?" tanya Yuda yang melakukan hal yang sama seperti Yura. "David, Yud. Kamu kenal?" Yuda berpikir tentang seseorang yang bernama David di fakultasnya. Yuda sendiri berada di jurusan teknik sipil. "Sepertinya aku nggak tahu, Ra. Soalnya aku juga jarang berkomunikasi sama jurusan lain selain teman sekelasku."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as chōmei
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Sindiran halus itu menjadi akhir percakapan mereka, karena Baskara menjalankan motornya, berlalu. Joita yang malas mencerna, memilih masuk saja. Rumah tampak gelap, karena memang Mama Joi belum pulang. Kalau sesuai izinnya pada Joi, kemungkinan besar pulang besok. Ruangan gelap itu terang kala Joi masuk ke dalam. Bukan otomatis, tapi karena Joi memencet tombolnya. Setelah mandi dan memakai segala kebutuhan malam seperti biasa, Joi duduk di meja dapur. Memakan sayur mayur yang berada dalam tudung saji.
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as chōmei
Read
+Library
YOU

YOU

Andiradira Oke, gue sebentar lagi sampe. Aluna memainkan smartphone nya untuk mengusir rasa bosan, membuka aplikasi I*******m dan melihat-melihat postingan teman-temannya di dunia maya. Berselang 5 menit kemudian Andira terlihat memasuki coffee shop, gadis itu mengenakan gamis hitam dan khimar navy bermotif bunga-bunga. Aluna tersenyum dan melambaikan tangan, Dira yang melihat itu pun langsung menghampiri Aluna. “Assalamu’alaikum” Sapa Dira.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as chōmei
Read
+Library
Kinan

Kinan

Nora Althea Skykaninakani
Tak lupa, Kinan mengambil beberapa kaleng minuman bersoda dan membawanya bersama ke balkon. "Ini sedikit pedas, mungkin kau akan menangis." "Kau meremehkanku ya?" tanya Kinan memandang sinis. Noah mengaduk-aduk mie instannya dan memakannya pelan. Kinan yang tidak mau kalah pun, ikut memakan mie berasa pedas itu sampai ia tidak menyadari panas dari kuah mie tersebut. "Ah, lidahku!" "Makanya kalau makan itu pelan-pelan!" Noah berdecak pelan, ia mengambil satu kaleng minum soda—membukanya dan kemudian menyodorkannya ke Kinan. "Nih, minum!"
108.3K viewsOngoingAdded to Library 273 Times as chōmei
Read
+Library
NODA

NODA

93. Usaha Megan POV Megantara Kabut tebal di depan sana membuat penglihatanku sedikit terganggu. Meskipun demikian, aku masih bisa melihat sebuah jalan setapak membentang di hadapanku saat ini. Kaki ini terus melangkah menapaki jalan setapak yang menurutku sangat indah meski tertutup kabut tebal. Netraku dapat melihat bahwa di depan sana ada sebuah taman dengan berbagai macam bunga lengkap dengan permainan untuk anak-anak menyerupai sebuah taman bermain anak yang berada di taman bunga. Entah tempat apa ini, yang pasti sangat indah dan keindahannya begitu memanjakan indera penglihatanku.
9.9186.9K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as chōmei
Show Reviews (36)
Read
+Library
lilis lilis
keren habisss... singkat padat jelas tidak bertele tele. romantis, sedih dan happy ending. tbanyak pelajaran yg bisa dipetik dari kisah ini. terimakasih sudah menyuguhkan cerita yg alurnya seperti kehidupan nyata.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
NINE

NINE

' -unknown author- Seorang gadis tertawa renyah dibalik meja kerja pamannya, bangga akan artikel yang ia tulis. Satu sudut bibir tertarik ke atas, kejam di wajah terlihat jelas, seakan telah menemukan mangsa untuk dilahap. Klik! Sekali tekan, perangkat di atas meja memproses artikel tersebut, mempersiapkannya agar terkirim pada setiap perusahaan media dan informan terkemuka dalam satu waktu.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as chōmei
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

Puti Tan menghampiri Kuranji sambil bertepuk tangan. “Hebat! Kuranji yang sekarang … sangat berbeda dengan Kuranji lima tahun yang lalu.” Senyum lebar menggantikan bias ketakutan yang sempat menghiasi wajah cantik Puti Tan. “Eh, Kuranji … apa nama jurus yang kamu pakai untuk mengusir bajingan itu?” tanya Puti Tan seraya menyikut lengan Kuranji. “Meteor Menghantam Bumi.”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as chōmei
Read
+Library
CERAI

CERAI

sanggah Reza " Iya," Yasudah Papa ke kamar dulu. Reza hanya mengangguk, " biar Reza bantu Pa" ia membantu Papa nya hingga masuk kedalam kamar, setelah itu ia keluar. Selanjutnya ia melangkahkan kaki nya ke lantai atas, menuju kamarnya. Ia membuka pintu kamar dengan lesu dan membaringkan badannya di atas ranjang sambil menatap langit langit kamarnya.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as chōmei
Read
+Library
Choose Me!!

Choose Me!!

desis Ayana dengan nada seksi yang sengaja dibuat-buat. Bola mata Aksa seperti akan terlempar keluar dari rongganya. Dengan cepat, Aksa menjauhkan ponselnya, menjauh dari sumber suara yang bisa menjadi bom atom yang bisa menghancurkan hubungannya dengan Saga.
85.6K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as chōmei
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Ruby bicara dengan sopan. Day langsung berlarian keluar ruangan mendengar ucapan Ruby, bahkan Ruby tertawa kencang saat pria itu terantuk kaki meja karena terlalu buru-buru. "Wow, aku tak menyangka kau semurah hati itu nona Ruby Jane Kimberly." Liam tampak takjub karena Ruby melepaskan mainan mereka begitu saja, Ruby mengedipkan sebelah matanya pada Liam dengan aura seksinya yang biasa.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as chōmei
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status