NAMA PEREMPUAN YANG KAU SEBUT DALAM DOA
Hari terakhir di pantai, sebelum mereka pulang ke Jakarta, Clarissa menulis satu catatan kecil di buku harian yang sudah lama ia simpan:
“Aku pikir, cinta yang patah cuma bisa disembuhkan dengan waktu. Tapi ternyata, kadang cinta sendiri yang jadi obatnya—asal kita berani mulai dari luka yang sama.”
Ia menutup buku itu, menatap laut sekali lagi. Raihan datang dari belakang, merangkulnya lembut.
“Siap pulang?”
Clarissa menoleh dan tersenyum. “Aku udah pulang dari lama, Han. Cuma butuh waktu buat sadar aja.”
인기 회차