RADIO REKSA
canda Pak Imam lagi, membuat tawa riuh membahana yang
membuat wajah Reksa menjadi merah karenanya.
“Tapi, terlepas dari itu semua. Saya mengucapkan banyak terimakasih atas kesolidan dan loyalitas kalian pada radio kita selama ini. Merujuk pada sifat radio yang auditif, seorang penyiar memang harus menggunakan bahasa yang sederhana, ringkas, logis dan dengan gaya seperti obrolan sehari-hari. Tapi di samping itu, nggak salah juga kalau penyiar menyelipkan bahasa-bahasa gaul atau Inggris bila memang perlu, karena gaya dan bahasa setiap penyiar tentu beda. Tergantung dari acara yang dibawakan.” Pak Imam sedikit berteori, menyimpulkan penjelasan Hendra dengan panjang lebar.
Hot Chapters