Miss Antagonist
“Mas Arvin, aku Anya. Salam kenal, ya?”
“Hah? Si-siapa?” Arvin gelagapan. “Bukan Dya? Pramudya?”
“Bukan, Mas.”
“Njir, kok mirip banget, ya?” komentar Rafid.
“Ya, mirip, kan kembar, pea!” Hamam ngegas, padahal dia sendiri keliru, sama seperti yang lainnya. “Kalau Dya cantik, Anya cantik banget,” ucapnya meniru kalimat para buaya.
Hot Chapters