Semalam Dengan Komandan
“Biarin aja, Bu Danton. Sebenarnya, saya ke sini pengen curhat aja. Saya nggak tau mau ngobrol ke siapa soalnya sudah nggak punya siapa-siapa juga. Mau cerita sama Paman dan Bibi juga takutnya malah melebar ke mana-mana.”
Bu Danton menggenggam telapak tangan Khansa, berusaha untuk menguatkannya. “Yang sabar ya Bu Bima, ujian dalam rumah tangga itu memang bakal selalu ada. Saya hanya bisa banyak-banyak bantu doa supaya Allah segera menitipkan momongan di rahim Bu Bima.”
Khansa mengangguk. “Terima kasih, Bu Danton.”
“Iya, sama-sama. Kalau butuh apa-apa temui saya saja, Bu Bima. Curhat juga boleh kok ketimbang dipendem dalam hati malah nanti jadi penyakit.”