Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wolf fair eyes

Wolf fair eyes

Ananta tidak memiliki siapa-siapa lagi selain ayahnya yang masih semu. Langkah pertama, Ananta bisa memulai dari perpustakaan daerah yang disediakan. Menyusuri setiap lorong dan rak-rak. Ada banyak jenis buku mulai dari fiksi dan non-fiksi. Ananta hampir menyerah ketika menyusui rak non-fiksi ia tidak mendapatkan judul buku apapun yang cocok. Ia lantas mengambil satu buku bersampul hijau terang dengan gambar-gambar mamalia dan beberapa hewan nokturnal lain. Mungkin ia bisa memulai dari hutan.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai contoh karya non fiksi
Baca
+Pustaka
Kelana

Kelana

Tiba-tiba seorang perempuan berambut keriting dengan tato di lengan dan bahunya, serta piercing di hidungnya menyapanya ramah. "Selamat sore, Kak. Selamat datang di Nirvana," Lana tersenyum ramah dan me ganggu pada perempuan itu. "Baru pertama ke sini ya, Kak?" Tanya perempuan itu lagi. "Eh, Iya, Mbak... Baru pertama. Jual buku apa aja, ya?" tanya Lana. "Mostly koleksi kami novel,dan genre sastra lainnya, Kak. Tapi buku-buku non-fiksi lain juga ada, kok. Karya-karya indie dan zine juga banyak di sini, Kak," jelasnya ramah.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai contoh karya non fiksi
Baca
+Pustaka
Terpaksa Akad

Terpaksa Akad

Meninggalkan kopi panas yang masih terlihat utuh, serta roti selai yang hanya berkurang dua gigitan ** Tak banyak yang aku lakukan selain rebahan di kamar, sambil membaca beberapa koleksi buku di rak sudut ruang ini. Selera lelaki ini payah sekali, tak ada Novel roman ataupun Komix. Hampir sebagian besar rak ini terisi dengan buku sains, buku akutansi dan sejenisnya. Pantas saja ia kaku dan tak memiliki selera humor. “Non, ada tuan Rendra datang, ia ingin bertemu Nona Zi” terdengar suara dari balik pintu kamar.
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai contoh karya non fiksi
Baca
+Pustaka
Magic You

Magic You

' pikir Ken. "Kenapa suka itu?" Tanya Ken penasaran. "Terserah aku." Ken juga melihat Cya mengambil buku yang bertolak belakang dengan fiksi sebelumnya. Novelnya yang di ambil berfiksi petualangan dan misteri. "Kok beda jenis?" Cya menatap Ken. "Diam. Jangan banyak nanya." Ken memutar matanya malas. Beberapa buku telah di ambil Cya. Ada 10 buku novel yang di beli, 2 romansa, 5 misteri, dan 8 buku pelajaran.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai contoh karya non fiksi
Baca
+Pustaka
DERSIK

DERSIK

kata Yara sambil menatap mereka berdua dengan wajah tak percaya. "Novel apa?" tanya Disa dengan heran. "Lupa judul tapi di novel nyeritain soal pernikahan dini terus yang nikah itu masih Smk mereka sembunyiin pernihan mereka dari publik sampai lulus sekolah" kata Yara sambil menatap ke arah Disa. "Itu cerita non fiksi" kata Fia dengan malas. "Makan bentar lagi masuk" kata Fia dan melanjutkan makannya.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai contoh karya non fiksi
Baca
+Pustaka
SELUMBARI

SELUMBARI

Aku akhirnya menemukan penulis yang identik dengan genre thriller. Aku duduk di sembarang bangku yang sudah disediakan oleh perpustakaan. Nampaknya Syla masih memilih buku yang akan dibacanya, aku mengambil dua buku fiksi dan satu buku nonfiksi bertema saintek. Aku membaca salah satu buku fiksi bergenre thriller. Sebetulnya aku tidak menyukai genre itu, namun aku penasaran dengan cara orang-orang di cerita fiksi untuk keluar dari ancaman. Siapa tahu aku mengalami kejadian yang sama dan bisa mempraktekkannya nanti.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai contoh karya non fiksi
Baca
+Pustaka
KEPINCUT CINTA IDOLA

KEPINCUT CINTA IDOLA

Apa jangan-jangan Samudra membuka aplikasi menulisnya? Jangan sampai. (“Maaf, Nona. Saya tidak sengaja menemukan ini. Saya tertawa tadi membacanya. Ternyata Nona berbakat menulis. Diksinya menarik dan mudah dipahami. Apa sudah mencoba mengirimkan ke penerbit? Jika tertarik, saya punya kontak seseorang yang mungkin bisa menjadi koneksi.”) Apa?! Nami menutupi wajahnya. Padahal Samudra tidak ada di depan wajahnya. Mengapa Samudra harus membaca cerita halunya yang isinya cuma kebucinan hakiki?
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai contoh karya non fiksi
Baca
+Pustaka
Salah Melamar

Salah Melamar

“Awas saja kalau seperti itu.” Mereka terus berbincang. Dari apa yang kudengar, mereka tengah membicarakan launching buku terbaru dari Mas Ammar. Buku fiksi pertama yang dibuat suamiku. Ternyata karya Mas Ammar sudah banyak, tetapi ia lebih tertarik dengan buku non fiksi. “Maaf, menunggu lama.” Seorang wanita dengan seragam merah mendekat ke arah kami. Nampan yang dibawanya di letakkan di atas meja, berikut dengan beberapa makanan yang kini ditaruh di atas meja.
1027.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 571 kali sebagai contoh karya non fiksi
Baca
+Pustaka
Malam Tanpa Noda

Malam Tanpa Noda

tanya Airi tak melihat kursi roda gadis itu. "Di kamar," tunjuk Azila. Airi membuka kamar Naila. Gadis itu sedang menulis sesuatu di buku. "Kamu sedang nulis apa?" "Aku sedang mengarang cerita." "Cerita apa?" Naila memberikan buku itu dan Airi membaca dengan suara tawanya. Tertulis judul cerita itu. Bara Sang Pengembara. Adegan misteri, fantasi, komedi, dan roman menyatu jadi satu.
9.5304.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai contoh karya non fiksi
Tampilkan Ulasan (62)
Baca
+Pustaka
Cristi Rottie
Mampir ke karyaku "Sang Panglima Perang". Temui suasana berbeda dalam novel bergenre perang yang tentu saja dibalut dengan taktik perang dan kisah unik seorang pemuda dalam mencari keadilan terhadap keluarga serta perjuangan pembalasan dendam.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Ketua OSIS

Ketua OSIS

Banyak sekali terjadi bentrokan pemikiran di dalam sana. Untuk mengabaikan perasaan itu Eva memilih membaca novel digital di aplikasi W*****d bergenre teenfiction. Namun baru dipertengahan cerita Eva sudah tidak mood lagi untuk melanjutkannya. Pikirannya menjadi resah sendiri karena memikirkan novel karangannya. Lihatlah, orang lain sudah punya banyak karya. Sementara dirinya? Satu pun ceritanya belum ada yang tamat!
1019.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai contoh karya non fiksi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status