Hamil Anak Ular
Nanti novelnya akan terpampang di toko buku, ia semakin tak sabar untuk itu.
Hari terus berlalu, Manu semakin menggeluti hoby menulisnya. Di saat ia jenuh dan kehabisan ide, waktu itu akan ia gunakan untuk melukis dan menggambar apa saja.
Selama beberapa bulan menggeluti dunia literasi, Manu sudah berhasil menerbitkan tiga novel. Ia juga mulai memiliki banyak penggemar yang tak jarang mengirimi inbox walau hanya sekedar untuk say hellow. Manu yang tak punya teman dan tak pernah bergaul dengan dunia luar, selalu menyambut ramah sapaan-sapaan setiap readers yang mengaku penggemarnya itu.