Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Deceitful Love

Deceitful Love

Mereka datang untuk memakai wifi gratis yang disediakan pihak kafe dengan ketentuan makan dan minum terlebih dahulu di tempat tersebut. Rosa dan Esa duduk berhadap-hadapan pada meja untuk isi dua orang saja. Meja tersebut berada di sudut dekat jendela yang menampilkan pemandangan halaman kafe. Halaman tersebut juga diberi meja dan kursi untuk menikmati sensasi minum kopi di outdoor. "Kau pesan apa, Bang?" tanya Rosa, membalik buku menu. Esa yang sedari tadi sedang menata hatinya sembari memandangi wajah Rosa, terlonjak kaget. Dengan gugup, ia menjawab, "Oh, Eh, mocachino aja."
103.1K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as contoh rab cafe
Read
+Library
Istri Kontrak Mantan Kakak Ipar

Istri Kontrak Mantan Kakak Ipar

Namun betapa kecewanya Jacob ketika sampai toko itu malah sudah berubah menjadi sebuah cafe. Tak ada cat warna warni seperti yang ada dalam benak Jacob, tak ada patung2 lucu berbentuk lolipop dan kuda poni. Kafe ini terlihat modern dengan gaya industrial yang bernuansa abu-abu dan hitam. “Wah sepertinya tempatnya keren!” ujar Naftalie tiba-tiba yang segera memecah lamunan Jacob akan restoran kenangan bersama dengan mamanya.
1016.1K viewsCompletedAdded to Library 418 Times as contoh rab cafe
Read
+Library
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

POV ABI Cafe baru yang diberitahukan oleh Meta sebagai tempat pertemuan dengan klien kali ini agak berbeda, terlihat lebih elegan dan cukup menarik untuk dijadikan tongkrongan, pantas jika akhir-akhir ini cafe ini banyak di minati.
1066.0K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as contoh rab cafe
Read
+Library
I Can See You

I Can See You

Mereka melangkah dengan senyum merekah sembari tertawa sesekali karena candaan satu sama lain, di sepanjang trotoar menuju sebuah kafe. Itu kafe khusus yang menyediakan segala jenis makanan manis. Seperti cake, parfait, permen kapas, es krim, dan masih banyak jenis lainnya di sana. Letaknya sekitar lima belas meter dari tempat Rigel dan Sia tengah berjalan saat ini.
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 430 Times as contoh rab cafe
Read
+Library
Menikahi Pria Culun Konglomerat

Menikahi Pria Culun Konglomerat

“Iya, bener juga. Di sini lebih hangat. Lebih terasa seperti “rumah” Obrolan kemudian beralih ke rencana usaha. Bani dengan semangat bercerita tentang keinginannya membuka bengkel, sementara Didi bercita-cita punya kafe kecil. “Kalian serius? Kafe?” tanya Kanaya dengan mata berbinar. “Kenapa enggak? Nanti kita kasih nama Renata Cafe,” jawab Didi santai. “Menu spesialnya kopi susu rasa ASI.”
1.8K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as contoh rab cafe
Read
+Library
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

mereka. “Yeah. Charged.” Lift rasanya lama banget. Sampai ding, pintu kebuka di lobby. “Coffee,” kata Mey cepat. “Coffee.” Di depan vending machine, bahkan pesen kopi pun berasa punya subtext. “Kamu mau apa?” tanya Rafael. “Just... black coffee.” Rafael masukin koin, pencet tombol. Dua cup jatuh, asap tipis naik.
1013.4K viewsCompletedAdded to Library 308 Times as contoh rab cafe
Read
+Library
Sukses setelah dicerai

Sukses setelah dicerai

" Bu Maya memeluk putra sulungnya. Bara menceritakan keinginannya untuk membuka cafe. Cafe yang unik dan instagramable. Sasaran Bara adalah anak muda yang suka foto - foto atau suka dengan sesuatu yang unik. Bu Maya dan Rani menyimak dengan pemaparan rencana Bara. Rani terlihat antusias sekali dengan ide Bara, begitu juga dengan Bu Maya yang setuju dengan ide Bara. "Bara ada tabungan dan insyaallah cukup untuk modal usaha kita." "Bagaimana kita sewa sebuah ruko dekat kampus? nah, Mama bisa menyajikan menu nasi campur untuk mahasiswa yang kos juga. Mama jual nasi jangan mahal - mahal pada mereka. Jadi Cafe kita konsepnya murah meriah." Bara dan Bu Maya juga setuju dengan ide Rani. Keluarga me
1091.8K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as contoh rab cafe
Read
+Library
Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Mereka kembali berjalan, dan akhirnya keluar dari taman untuk menuju kafe kecil yang Rafael sebut-sebut sejak kemarin. Kafe itu terletak di gang kecil, tidak besar, tapi interiornya hangat: lampu kuning redup, aroma kayu, dan rak penuh buku bekas di dinding. Barista menunduk ramah saat mereka masuk. “Ini tempat favorit aku,” kata Rafael sambil memilih meja di pojok. “Kecil, tapi enak buat duduk lama.” Nayla memandangi interiornya. “Kamu sering ke sini?”
102.5K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as contoh rab cafe
Read
+Library
Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Ucapku lirih. “Cafe Mafaza menyediakan berbagai menu. Menu andalan aneka macam kopi. robusta, torabika, cappuchino, americano. Promo beli 2 cup gratis 1. Ada banyak snack juga. French fries, roti bakar, pohong keju juga ada. Ada lalapan ayam krispi dan ayam bakar. Silahkan. Gak nyesel deh.”
1071.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as contoh rab cafe
Read
+Library
After Marriage

After Marriage

Ada gurat kekecewaan di wajahnya yang aku tak tahu karena apa. Kami memilih cafe bernuansa Sunda, karena memang Kak Rai suka dengan makanan khas Si Kabayan itu. Baru saja memasuki cafe, tiba-tiba sebuah suara memanggil nama Kak Rai dari meja yang terletak di sudut ruangan. "Rai ... sini!" Pria berwajah oriental terlihat melambaikan tangannya ke arah kami. Kak Rai tersenyum menghampiri mereka, sedangkan aku hanya mengekor di belakangnya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as contoh rab cafe
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status