Jatah Malam Untuk Mertua
Ia menggigil sedikit, merasakan dingin yang tiba-tiba menusuk.
"Kenapa dingin banget?" gumamnya pelan sambil menggosok lengannya.
Leo tersentak dari lamunannya, mencoba memberinya kehangatan tanpa mengungkapkan gejolak dalam hatinya.
"Kamu baik-baik aja kan, Sayang?" tanya Leo, suaranya lembut namun sedikit tegang. Dinda mengangguk, menyandarkan kepalanya di dadanya lagi. Leo memejamkan mata, berusaha menenangkan diri, menyadari bahwa menjaga batasan itu lebih penting daripada apapun.