Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi
Aku tahu, di negara miskin dan penuh konflik seperti ini, mencari setangkai mawar butuh usaha besar.
Namun, aku tidak menerima bunga itu, “Andrew, kalau kamu ingin menebus kesalahanmu, tolong jangan pernah muncul lagi di depanku.”
“Maaf, aku hanya… terlalu merindukanmu. Aku merindukanmu sampai hampir gila,” ujarnya, sambil menatapku dengan mata berkaca-kaca. Tatapannya tampak memohon, dia melanjutkan, “Kumohon, tolong jangan usir aku.”
Sikat na Kabanata