Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BUKU TERLARANG

BUKU TERLARANG

“itulah kebenarannya. lo bukan penulis… lo cuma editor yang terlambat sadar betapa rusaknya dunia.” lalu semuanya runtuh. riven bangun dalam kegelapan, bersama kaela dan liora. mereka bertiga berada di tempat baru—sebuah menara tinggi dengan jendela kaca patri penuh simbol kuno. di atas altar, ada buku lain… lebih besar, lebih tua… dan warnanya merah darah. liora terdiam. “itu… naskah asli.” kaela mengernyit. “naskah apa?”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai dark moon: the blood altar book
Baca
+Pustaka
Shadow of Revenge

Shadow of Revenge

Namun, matanya yang tajam menyimpan dingin yang menusuk hati. Chelsea meremas senjata api di tangan hingga buku-buku tangannya memutih, napasnya memburu dan dada terasa sesak. "Kau yang menjerumuskanku ke jurang ini. Setiap hari aku harus lari dari kejaran maut, sementara kau ... bebas, tanpa beban. Menjalani kehidupanmu dengan normal bersama Callister. Itu tidak adil, Josephine! Kau seharusnya mati!"
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai dark moon: the blood altar book
Baca
+Pustaka
Blue Flame

Blue Flame

Aroma tanah basah bercampur dengan bau samar darah yang masih melekat di jalanan berbatu. Di beranda sebuah rumah besar yang dindingnya mulai ditelan lumut, seorang pria tinggi berdiri tegak. Dracula, pemimpin para vampir, mengenakan mantel panjang berwarna hitam yang ujungnya hampir menyentuh tanah. Matanya bersinar merah redup di bawah langit mendung saat ia mengangkat tangannya dan berseru lantang, "Wahai kaumku, berkumpullah di Eldoria Sanctum, keadaan kita sedang genting."
705 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai dark moon: the blood altar book
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Kabut darah menelan langit sepenuhnya. Tidak ada lagi matahari. Tidak ada arah waktu. Di atas lembah, cahaya merah gelap berdenyut perlahan—seperti jantung raksasa yang menggantung di langit, memompa darah ke setiap sudut neraka ini. Setiap denyutnya terasa di tulang. DUK! DUK! DUK! Qing Jian berdiri di tengah altar medis berdarah.
1026.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai dark moon: the blood altar book
Baca
+Pustaka
Velvet Bloodline

Velvet Bloodline

Dan di tengah-tengah itu semua, keluarga Li yang haus darah sedang bergerak dalam gelap, siap menerkam siapa pun yang lengah. ​"Selamat pagi, dunia," bisik Nona Berry dengan seringai tipis. "Mari kita lihat siapa yang akan bertahan saat matahari benar-benar terbit."
10748 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai dark moon: the blood altar book
Baca
+Pustaka
Sang Legenda Dewa Pedang

Sang Legenda Dewa Pedang

“Ini adalah awan kesusahan. Kesengsaraan petir telah turun. Apakah seseorang akan melampaui kesengsaraan, atau…” Pada saat yang sama, di kedalaman Sekte Iblis Netherworld. Pedang hitam yang ditutupi dengan pembuluh darah merah melayang di atas altar. Lima mayat kering diatur ke segala arah sesuai dengan lima elemen. Totem berwarna darah yang aneh melayang dari altar dan perlahan menyusut. Pada akhirnya, itu berubah menjadi sinar cahaya yang berasimilasi menjadi pedang.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai dark moon: the blood altar book
Baca
+Pustaka
Menjadi Mainan Tiga Pria Alpha

Menjadi Mainan Tiga Pria Alpha

Keheningan malam yang sunyi dan dingin kembali mencengkeram kamar tidur pribadi calon Alpha tertinggi kawanan Bloodmoon didera malam yang panjang. Kami meringkuk bersama didera atas ranjang hitam yang berantakan, terikat oleh sisa benih hangat didera rahimku dan air mata penyesalan. Udara malam didera Sayap Timur terasa membeku, membiarkan dua jiwa yang hancur bersatu didera tengah keheningan malam yang dingin didera bawah menara.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai dark moon: the blood altar book
Baca
+Pustaka
Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Sumpah Darah Surgawi yang baru saja ia ikrarkan di dadanya memberikan denyut kehangatan konstan, seolah mendesak jiwanya untuk segera menembus batas dunia ini demi menuntaskan takdir yang telah digariskan. Long Tian mulai menggerakkan kedua tangannya, membentuk segel tangan yang rumit dan kuno secara berurutan. Setiap pergerakan jarinya memicu pendaran cahaya perak tipis yang keluar dari pori-pori kulitnya, perlahan menyebar ke permukaan batu altar di bawah kakinya. Karakter spiritual kuno yang selama ini tertidur di dalam struktur batu mulai merespons, mengikis lumut dan tanah secara alami hingga memancarkan cahaya biru redup yang menembus kabut lembah.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai dark moon: the blood altar book
Baca
+Pustaka
His Dark Secrets

His Dark Secrets

Tuhan, di manakah Engkau? Tuhan, terimakasih telah membuka tabir dusta yang tersembunyi. Sebuah neraka dunia. Mudah-mudahan ini akan meringankan rasa sakitku kelak di akhirat. Hari ini telah Kau tampakkan gua hitam dari kisah Sultan. Sebuah lubang pekat yang menyeretku tanpa ampun. Akankah cahaya mampu menyinari? ****
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai dark moon: the blood altar book
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status