ISTRI SEMPURNAKU
lirih istriku dengan suara serak.
"Apa maksudmu, Dek? Aku tidak akan pernah mengkhianati cintamu. Pernikahan ini cuma untuk kebaikan anak-anak saja," balasku, menatap wajahnya dengan sendu.
"Jangan egois, Mas. Dia istrimu yang sah, bukan istri di atas kertas. Dia itu wanita yang baik. Semua keluarga ini diurusnya dengan baik, termasuk aku," lirih istriku.
Bab Populer