Menantu Paling Berkuasa
Di sebuah rumah mewah nan elegan di sudut kota, Dimas dan Dinda duduk bersebelahan di ruang tamu, dengan tumpukan berbagai agenda persiapan pernikahan mereka di depan mata.
Rencana dari undangan hingga dekorasi, disusun dengan teliti, penuh perhatian, dan saling melengkapi satu sama lain.
Di antara serbuan kesibukan, mereka terkadang saling bertukar pandang, lalu tersenyum bahagia satu sama lain, terselimuti oleh kehangatan cinta dan janji masa depan yang tak terhingga keberadaannya.
"Dinda, gimana pendapat kamu tentang desain undangan ini?" tanya Dimas sambil menunjukkan desain di layar laptopnya. Dinda memperhatikan desain tersebut dengan seksama, matanya berbinar.
Hot Chapters