Dewa
Chika memeras handuknya, lalu membersihkan wajah Dewa yang terlelap.
"Kau tampan sekali, Dewa. Tampan luar juga dalam, sehari saja kamu tidak berangkat sekolah, aku kesepian Wa, perasaanku ngambang, seolah tak ada rasanya. Entah sedih atau sepi, tepatnya hampa kalau tidak ada kamu di belakang tubuhku, walaupun kamu hanya akan melamun," batin Chika sambil menatap lekat-lekat wajah Dewa.
°°°°°°°°
Hot Chapters