Petaka Mendua
Sepulang dari cafe, Ilham hanya melambaikan tangan pada Tania, bahkan, sebelum pulang, mereka bertukar nomor telepon, di depan Dewi.
Sepanjang perjalanan, Tania terus-menerus mengukir senyum, tidak menoleh sama sekali kepada Dewi. Wajah Dewi tentulah dalam keadaan mendung, dia kehilangan semangat dan harapannya.
Dewi kalah, bahkan sebelum memulai, dia terbuang seketika, ketika pesona Tania yang lebih kaya.
Apapun yang diingkan Tania, Raka sanggup memenuhinya. Bahkan, Tania minta di belikan rumah di pinggiran kota.
Hot Chapters