SETELAH KEMATIAN ISTRIKU
Dewa dengan tubuhnya yang sudah polos, dan tubuh atasku yang hanya terbalut bra.
Entah kenapa, cumb*an sore ini, terasa begitu panas. Kulit tubuh bagian atas tubuh kami, saliing bersentuhan. Tak ada jarak.
Dewa menurunkan cumb*annya ke leher, lalu kedua bahuku yang polos. Turun ke bagian dada. Dan membuatku cukup terlena.
Tanganku masih bergerak meremajakan di bagian miliknya. Hingga pusakanya itu, benar-benar sudah menegak.