Raga dan Lentera
Lentera menatap langit yang semakin sore, warna senja mulai menampakkan diri, memberi tau pada dunia bahwa tugasnya hari ini sudah hampir selesai dan akan di gantikan oleh sang bulan.
Dan itu artinya, setelah ini ia harus bertemu lagi dengan Raga saat makan malam. Tapi setidaknya itu lebih baik, hatinya pun terasa lebih lega dan nyaman ketika ia menjaga jarak dengan Raga.
Lentera pun mengayuh sepedanya, di temani oleh beberapa keributan klakson mobil dan motor yang ada di sekitarnya. Jalanan tentu saja macet, karena ini sudah jam pulang kerja. Dan Lentera bersyukur saat ia tidak perlu mengalami kemacetan jalan raya karena ia memakai sepeda.
Hot Chapters