Ditalak Di Pelaminan
Arka bertanya diakhiri dengan tawanya, “Sedang apa sih, sayang? Kenapa diam saja? Oh, pasti sedang salah tingkah ya?”
“Wah, semakin senang meledekku ya ternyata? Benar-benar menyebalkan!” rengek Dahayu, “Sudah-sudah, ayo matikan teleponnya. Semangat kerjanya ya, Mas. I love you.”
“Iya-iya, terima kasih banyak, sayang. I love you too!”
Hot Chapters