Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
A different soul 2

A different soul 2

ucap Keyra dengan tenang. “Sip, terus uangnya?” tanya Dika lagi untuk memastikan. “Seperti yang ada di proposal dan kita dapat diskon 2%. Lumayan lah ya” ucap Keyra dengan senyum manisnya. “Oke-oke, kerja bagus. Mau jalan? Sebagai ucapan terima kasih karena udah ngebantu” ucap Dika menawari Keyra dengan halus. “Entar dulu deh kak, gue lagi gak mau jalan. Kapan-kapan gue kabar ‘in” ucap Keyra dengan senyum cerah.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 347 Times as dis 2
Read
+Library
D E K A P

D E K A P

Sampai aku pantas kan menjemputmu Dan sebenarnya aku tak diam Seraya perhatikan jejak langkahmu Walau terlihat diriku Tak ada di dekat mu Semakin kau indah Memperjelas setiap kelemahanku Walau kau berharga Sekarang bukan untuk berdua Jika kau berat untuk Memikirkan cinta yang diam Percayalah semua ini Takkan berujung lama Kita akan berdua Tanpa harus terganggu oleh dosa Dan sebenarnya aku tak diam Seraya perhatikan jejak langkahmu Walau terlihat diriku Takda di dekat mu Semakin kau indah Memperjelas setiap kelemahanku Walau kau berharga Sekarang bukan untuk berdua Menanti indah nanti kita Dan saling melindungi rasa Dijaganya untuk berdua
107.2K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as dis 2
Read
+Library
Di Antara Dua Hati

Di Antara Dua Hati

Part 21 [“Halo. Assalamualaikum, Mas,”] ucap Madina lembut pada sang suami, ketika dia bisa menatap langsung wajah Malik melalui panggilan video call. [“Wa ‘alaikumus-salam, Dek. Maaf, ya, karena ponsel Mas baru diaktifkan. Kamu sedang apa di sana, Dek?”] tanya Malik mencoba bersikap senormal mungkin agar sang istri tidak menyimpan prasangka buruk pada dirinya.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as dis 2
Read
+Library
Diantara Dua Cincin

Diantara Dua Cincin

Ia harus tetap tenang. Beberapa saat kemudian, Nadira bangun perlahan. Ia memastikan Raka benar-benar tertidur. Lalu ia mengambil ponsel suaminya. Ia berjalan menuju kamar mandi. Tangannya sedikit gemetar. Di dalam, ia menutup pintu. Ia membuka ponsel itu. Percakapan dengan Shela langsung terlihat. Pesan-pesan itu masih ada.
72 viewsOngoingAdded to Library 2 Times as dis 2
Read
+Library
5D

5D

Dion terkejut. "Lu mikirin apa sih? Sekarang waktunya makan, Di." Dimas menyelidik. "Oh nggak kok," kata Dion. "Apa lu ada masalah di rumah?" tanya David. "Nggak ada apa-apa kok, gua lagi mikirin konten YT kita aja" jawab Dion lagi. "Udah kelar?" tanya David lagi. "Hampir. Entar gua kirim," jawab Dion.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as dis 2
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

ucap Rumi beralih ke Kendis. “Iya, bener kata Rumi. Dulu juga kami begitu. Kalo kata orang kota, namanya nerpes?” “Nervous kali, bukan nerpes!” gumam Ameera lirih. “Mbok ya, kalo ngomong ki seng bener tho, Ndis! Bukan nerpes! Tapi nervous!” tegas Rumi. “Yo iku maksudku loh, Rum! Jan ... lambeku ki angel nek kon ngomong bahasa Inggris!”
108.4K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as dis 2
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

Udah ketahuan, mau bagaimana lagi? "Ah, kalau begitu saya ingin mencicipi saliva kamu langsung dari sumbernya saja." Pandan membelalakkan matanya saat Denver memajukan tubuhnya semakin mendekati tubuhnya. Pandan mundur-mundur ketakutan hingga punggungnya membentur bak pencuci piring pantry. Namun Denver malah makin dekat dan terus mendekatinya. Tepat saat wajah Denver menunduk dan makin mendekati wajah Pandan, sebuah suara terdengar menginterupsi.
1030.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as dis 2
Read
+Library
g a d i s

g a d i s

Tak menunggu lama Febi segera datang kembali. “Nih buat kalian berdua, ini Dis sup yang kemarin masih sisa buanyakkk... jadi bakal lebih bagus kalau buat kalian bekal di perjalanan, sama ini Tupperwarenya jangan Sampek ilang ya...,” ucap Febi dengan tatapan berbinar. Gadis dan David hanya mampu melonggo menatap kelakuan Febi. “Iya gak usah gue emang baik orang nya nih, ambil aja gak usah sungkan” balas Febi bangga, padahal kan bukan itu maksud dari tatapan Gadis dan David!
9.72.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as dis 2
Read
+Library
DAISY

DAISY

“Aku tidak merasa keberatan, mari kita jalani hidup berdua sebagai seorang saudara.” Daisy menarik napas berat, mencoba berpikir apakah keputusannya menerima tawaran Eve untuk tinggal di apartemennya adalah jalan terbaik. Sebenarnya Daisy punya sedikit tabungan yang terpisah dari semua aset orang tuanya. Mama dan Papa memberikan uang tabungan itu ketika Daisy berusia 20 tahun, untuk keperluannya meneruskan kuliah nanti.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as dis 2
Read
+Library
DIA

DIA

Eric dan Davka meluncur ke apartemen Davka karena letaknya lebih dekat dari rumah sakit tempat Anulika di rawat. Dengan memarkir mobil sembarangan Davka bersama dengan Eric segera bergegas memasuki lift. Membuka pintu apartemen, mengganti pakaiannya dengan kaos dan celana jeans. Segera membuka tempat rahasianya yang berisi koleksi pistol revolver dan senapan berijinnya. Diambilnya beberapa untuk berjaga-jaga dimasukkannya didalam tas hitam besar yang selalu siap. Kemudian bergegas dia pergi dengan Eric mengendarai Rubicon. "Eric tolong share lokasi Tama pada papi,"
109.3K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as dis 2
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status