Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Brughh Agista jalan menunduk jadi tidak fokus dengan apa yang ada di hadapannya. Ketika mata Agista naik ke atas dan fokus pada seseorang yang dia tabrak. Agista hampir pingsan, badannya melemah seketika. *** Siapakah orang yang ditabrak Agista? Stand terus di bab selanjutnya ya guys!
104.7K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as dititik terendah
Read
+Library
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.5K viewsCompletedAdded to Library 298 Times as dititik terendah
Read
+Library
SEBATAS TEMPAT SINGGAH

SEBATAS TEMPAT SINGGAH

Mulai saturasi oksigen, tekanan darah, dan yang lainnya. "Gi-Gita ... kamu kenapa, Nak? Kamu kenapa?" gumam Indri yang kini dicengkeram ketakutan yang teramat. "Bunda sudah di sini, Sayang. Bunda sudah di sini ...." Namun, apapun yang terucap dari bibir Indri tak mempengaruhi apapun. Angka-angka itu terus menurun, sampai grafik yang tergambar kini sangat tidak beraturan.
1022.6K viewsCompletedAdded to Library 475 Times as dititik terendah
Read
+Library
CINTAKU TERGADAI

CINTAKU TERGADAI

Perjalanan yang cukup panjang dan susana malam yang semakin mencekam membuat mata ku semakin sayup dan terlelap bersama bayiku. "Jeanna bangun, kita sudah sampai," ucap Jovan sambil menyentuh pundak ku dan tangisan bayiku membuat aku tersentak bangun. Aku kucek mataku, ku kerjapkan dua kali dan aku sadar kini aku telah berada di depan sebuah penginapan. Aku lirik jam di tanganku, sudah menunjukkan jam empat dini hari. Aku coba membaca nama penginapannya, namun mataku masih sedikit kabur.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as dititik terendah
Read
+Library
Di Bawah Selimut Tetangga

Di Bawah Selimut Tetangga

Matanya menatap ke bawah, ke dada yang sudah basah madu itu, lalu tanpa kata-kata lagi, ia menunduk. “Coba dikit ya, Sa,” gumam Aruna yang membuat Sagara mengernyitkan kening.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as dititik terendah
Read
+Library
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Kota dingin di wilayah pegunungan. Sepulangnya dari Berastagi mobil yang dikenderai keluarga Abdul tiba-tiba putus rem di jalan turunan. Abdul yang bertindak jadi sopir jadi gugup. Entah kenapa di situasi genting dia memilih melompat dari mobil sebelum mobil akhirnya masuk jurang. Tragis, seluruh keluarganya tewas. Hanya dia yang selamat. Setelah kehilangan keluarga, Pak Abdul jadi hilang semangat, semua hartanya dia jual, sebagiannya dia hibahkan.
1041.8K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as dititik terendah
Read
+Library
Kesatria Tertinggi

Kesatria Tertinggi

Rune terkejut dengan apa yang harus dilakukan, lalu berucap, "Aku tidak akan membunuh." "Kau memilih temanmu atau lawanmu yang mati?" tanya Godi sembari menunjukkan senyuman jahat. "Sebelumnya aku ingin tanya kenapa kau botak?" Rune merasa sangat senang karena telah berhasil menyinggung Godi. Fony merasa sangat kecewa karena temannya itu bisa bercanda dalam keadaan yang berbahaya seperti ini. Rune kembali ke arena sembari tersenyum, kemudian menggunakan jurus Satu Titik dengan cara melompat tinggi ke atas dan memberikan sebuah tusukan tepat di jantung.
1013.8K viewsOn holdAdded to Library 290 Times as dititik terendah
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

“Saya baru lulus, Pak. Hanya mengerti logaritma dan gramar.” Dan Sia makin melongo. “Aku sudah tua, tidak mengerti apa yang kalian berdua katakan.” Deryn menghela napas melihat Sia yang sudah tertatih mencari tempat duduk. Padahal pagi tadi masih sehat saja. Membuatnya menggeleng. “Manometer ini gunanya mengukur tekanan udara, membutuhkan sekitar angka 8-9, di dalam ruangan tertutup.”
102.9K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as dititik terendah
Read
+Library
Hati yang lemah

Hati yang lemah

fireee eoeoeo fireee. .ssak da bultebora bow bow bow' Levi Sweatdrop melihatku yang sebelumnya mengalami gejala 4 L , letih, lelah, lesu, lemas. Menari dengan semangat yang membara di sekujur tubuhku.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as dititik terendah
Read
+Library
Take a Chance with Me!

Take a Chance with Me!

Soulmate sebangkunya Adit itu cuma bisa menepuk punggung sohibnya tiap kali dengerin omelan Adit soal nilainya yang melesek jauh dibawah Aya. “Udah dong, Dit! Bersyukur napa sih?! Lo udah dapet peringkat dua. DUA!! Coba kalau gue yang dapet peringkat dua. Udah nyembelih sapi buat syukuran nih babe gue.” Reza manyun. Mengingat urutan peringkatnya di kelas, membuatnya pening mendadak. Ah, kalau kayak gini, yang ada gue yang disembelih babe. “Lima poin, Za. Gue cuma selisih lima poin dan itu membuat gue di bawah dia!! DI BAWAH DIA!!!” Adit mulai alay lagi.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as dititik terendah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status