Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Rahasia Baru: The Well of Tears dan The Well of Blood Melalui memori yang ia serap dari Sang Kritikus, Surya mendapatkan koordinat dua sumur terakhir. The Well of Tears (Sumur Air Mata) yang berada di dimensi kesedihan abadi, dan The Well of Blood (Sumur Darah) yang berada di dimensi peperangan tanpa akhir.
871 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as dititik terendah
Read
+Library
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

Aku merasa seolah dunia memusuhiku. Di jalan yang kupikir rata, mulus tanpa lubang maupun batu, ternyata aku masih tersandung. Tidak ada yang dapat dijadikan pegangan, dan sekali lagi aku terjatuh! Mata yang terus melihat ke arah jendela yang berdebu tebal ini seolah menunjukkan bahwa pikiranku sedang melayang jauh. Satu persatu penumpang turun dari bis, dan aku pun ikut turun. Ternyata terminal Kampung Melayu. Aku membeli minuman dingin dan gorengan (yang kuyakin sangat berdebu karena tidak ditutup), sekedar untuk mencari alasan agar bisa tetap berada di sini lebih lama. Rambutku yang sudah berantakan semakin berantakan karena tertiup angin.
8.2K viewsCompletedAdded to Library 261 Times as dititik terendah
Read
+Library
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Ia bisa merasakan detak jantung Arka yang berdegup stabil, sebuah mesin penggerak bagi kehancuran dunia luar. "Koordinat itu..." bisik Valerie, suaranya masih serak akibat intensitas malam tadi. "Itu berada di Palung Mariana. Titik terdalam di bumi yang pernah dicapai manusia. Kau yakin 'Eden' ada di bawah sana, Arka? Itu adalah tempat di mana tekanan air sanggup menghancurkan baja dalam sekejap."
101.0K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as dititik terendah
Read
+Library
Jatuh Terlalu Jauh

Jatuh Terlalu Jauh

"Apapun yang kita miliki telah berkahir. Semua itu sudah mati saat aku berjalan di lantai bawah dan menyadari kalau dunia yang ku ketahui itu hanyalah sebuah kebohongan." Rudy menurunkan tangannya dari kusen pintu dan bahunya terkulai sambil menunduk. Dia tidak mengatakan apa-apa. Dia hanya melangkah mundur agar aku bisa keluar. Hati kecil yang tersisa telah hancur. Terlihat dari wajahnya yang kalah. Tidak ada jalan lain. Kami telah selesai.
7.37.1K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as dititik terendah
Read
+Library
Terowongan Berdarah

Terowongan Berdarah

teriak Arfan panik, tetapi tak ada lagi jawaban terdengar. "Vino! Di mana kamu! Ayo, pulang!" serunya lagi. Tubuh Arfan melemas akibat terlalu lelah. Ia jatuh bersender di dinding terowongan. Punggung tangannya mengenai dinding kusam itu.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as dititik terendah
Read
+Library
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

semua kembali mengangkat kepalanya. "Kita akan mulai mendaki, pada barisan paling depan ada Wawan yang bertugas sebagai pemandu jalan" "Ingat, jalan yang akan kita lalui adalah jalan setapak yang sangat terjal dan hanya bisa dilewati satu orang, sisi kanan dan kiri jalan itu adalah jurang yang dalam, sedikit saja kalian terpeleset dan jatuh, kalian bisa membayangkannya sendiri"
106.1K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as dititik terendah
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Setelah makan malam, hujan mulai turun di luar. Julian bersikeras ingin tidur bersama Federik, jadi Susan mengizinkannya menginap. Namun, saat bangun untuk minum air di tengah malam, Susan malah bertabrakan dengan Federik. "Aduh." Susan menjerit dan jatuh ke samping. Federik meraih dan menariknya ke dalam pelukannya, lalu bertanya dengan gugup, "Ada apa? Apa kamu terluka?"
17.2K viewsCompletedAdded to Library 636 Times as dititik terendah
Read
+Library
Debaran Tiga Menit di Dalam Terowongan

Debaran Tiga Menit di Dalam Terowongan

Dia tidak pernah tahu bahwa tubuh wanita memiliki begitu banyak titik sensitif. Tetapi pria asing ini … bahkan tanpa melihat pun, dia seperti seseorang yang sangat berpengalaman dan dengan mudah menemukan titik yang mampu menghancurkan seluruh pertahananku. “Sudah basah begini ….” Suara rendahnya terdengar di dekat telingaku, bercampur nada menggoda seperti bisikan iblis. “Masih mau berpura-pura?”
2.3K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as dititik terendah
Read
+Library
Cinta Dingin Sang Pewaris

Cinta Dingin Sang Pewaris

Suara bariton bernada dingin nan ketus tiba-tiba terdengar dari arah belakangnya. Gama, sahabat sekaligus pria yang selama ini menyayanginya duduk di sampingnya. "Apa, sih?" kilah gadis itu dengan tegang. Gama meneguk banyak-banyak air dingin dari botol minum milik Agni yang ada di meja itu dengan wajah marah yang terlihat jelas. "Kalau mau berbuat mesum sama orang kampung, setidaknya pastiin cctv ke tempat kalian itu mati dulu," desis Gama dengan nada menghina.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as dititik terendah
Read
+Library
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Air terjun Pangkung! *********************************************************************
104.8K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as dititik terendah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status