Gairah Sahabat Suami
oceh Amara sambil menunjukkan wajah kecutnya.
"Kamu harus berubah, Sayang. Sekarang ini kamu adalah Nyonya Adhitama, belajar perlahan, ok? Aku tidak akan banyak melarang atau merubah sifatmu. Aku hanya tidak suka saat laki-laki lain memandangmu dengan penuh nafsu. Aku bisa membaca, saat lelaki menatapmu. Tubuhmu itu seolah menarik mereka," jelas Err dengan perkataan tidak logikanya.
"Ngarang. Nggak usah aneh-aneh, Err. Itu kan hanya karangan kamu aja. Kamu aja yang berpikir aneh seperti itu," Mara memutar kedua matanya saat mendengar suaminya berkata.