NODA PERNIKAHAN
Di hadapannya sudah tersuguh minuman yang dibuatkan oleh Rita.
“Eh ....” Aku spontan menjauh sedikit dari Darwin yang masih menggendong Jessy.
“Bagaiamana pengobatanmu, Nge?” tanya Darwin saat kami semua sudah duduk di sofa.
“Alhamdulillah, untuk sementara tim dokter menyatakan sel-sel kanker di tubuhku sudah kalah, Mas. Ini semua berkat doa-doa kalian.”
Kulihat Darwin menarik nafas lega dan menatap Inge dengan tersenyum. “Kamu hebat, Nge! Kamu wanita yang kuat! Jessy pasti bangga punya Mama sepertimu.”