Married? Insya Allah
Kemudian di dalam doa-doaku yang senantiasa menari–nari, semoga Allah Menjagamu serta memberikanmu kemudahan hingga kamu menujuku.
Aku tersenyum hanya dengan memikirkan lalu membayangkannya, memupuk sabar sampai saat itu tiba, walaupun seringkali sabar itu diuji. Rasa rindu membuat nalarku terkunci.
“Sabar, ikhlas, itu berbuah manis. Itu yang selalu aku ucapkan pada jutaan detik yang berlalu.
Sekali lagi aku, aku memang mencintaimu dengan tulus, Insya Allah. Allah tahu.
Bab Populer